Kategori: parfum internasional

  • Bersiap Sambut Perilisan iPhone 17 Collection di Indonesia Oktober 2025

    Bersiap Sambut Perilisan iPhone 17 Collection di Indonesia Oktober 2025


    Bisnis.com, JAKARTA – iPhone 17 sequence diprediksi akan diperkenalkan resmi di pasar Indonesia pada Oktober 2025.

    Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kemenperin, Heru Kustanto pada Kamis (11/9). Ia menyatakan bahwa pihak Apple sebelumnya sudah mengajukan berkas untuk memperoleh sertifikat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) iPhone 17, dan menyatakan sertifikat tersebut akan terbit pada Kamis malam.

    Namun tidak selesai sampai di situ, pihak Apple juga harus mengantongi izin edar dari Kementerian Komunikasi dan Virtual (Komdigi) dan Perizinan Impor (PI) dari Kementerian Perdagangan.

    “Paling cepat tiga minggu. Awal Oktober barangnya udah ada di Indonesia,” katanya dikutip dari Antaranews, Minggu.

    Adapun Kemendag saat ini siap memproses persetujuan impor (PI) untuk produk iPhone 17 sequence.

    “Pokoknya kalau sesuai prosedur itu, ya kita proses,” ujar Budi, Jumat.

    Di sisi lain, Divisi Company Communications Erajaya Workforce, salah satu distributor resmi Apple di Indonesia yang menjual iPhone melalui jaringan ritel iBox, Erafone, dan City Republic, mengungkapkan mereka belum bisa memastikan jadwal ketersediaan iPhone 17 di Indonesia.

    “Terkait ketersediaan iPhone 17 di Indonesia kami belum dapat memberikan informasi lebih lanjut terkait hal tersebut,” kata Divisi Company Communications Erajaya Workforce saat dihubungi Bisnis pada Kamis (11/9).

    iPhone 17 hadir dengan sejumlah peningkatan signifikan. Smartphone ini dibekali kamera depan Middle Degree terbaru untuk pengalaman swafoto yang lebih baik, kamera utama 48MP Fusion dengan kualitas telefoto optik 2x, serta kamera 48MP Fusion Extremely Broad yang mampu menangkap element lebih luas dan makro dengan presisi.

    Baca Juga

    Daftar Harga iPhone 17, iPhone 17 Air, iPhone 17 Professional, dan iPhone 17 Professional Max

    Perangkat ini membawa layar Tremendous Retina XDR berukuran 6,3 inci dengan teknologi ProMotion, yang diklaim lebih besar, lebih terang, serta mendukung pengalaman bermain gim dan menggulir layar lebih mulus.

    Apple juga memperkenalkan Ceramic Defend 2 pada bagian depan, yang disebut tiga kali lebih tahan gores dibanding generasi sebelumnya, serta mampu mengurangi pantulan cahaya.

    Semua fitur tersebut ditenagai oleh chip A19 generasi terbaru untuk performa tinggi dan efisiensi daya. iPhone 17 tersedia mulai dari kapasitas penyimpanan 256GB dua kali lipat dari fashion access generasi sebelumnya hingga 512GB, dengan pilihan lima warna: hitam, lavender, mist blue, sage, dan putih.

    Vice President of International iPhone Product Advertising and marketing Apple, Kaiann Drance, menyebut iPhone 17 sebagai lompatan besar yang menghadirkan berbagai fitur bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

    “iPhone 17 adalah peningkatan besar dengan fitur-fitur canggih yang membuat iPhone semakin berguna dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari layar ProMotion yang lebih besar dan lebih terang dengan ketahanan gores 3x lebih baik, baterai tahan seharian dengan pengisian lebih cepat, chip A19 yang bertenaga, sistem kamera 48MP Twin Fusion, hingga kamera depan Middle Degree inovatif kamera depan terbaik kami sejauh ini,” kata Drance.

    AXL Parfum

  • Kapan iPhone 17 Dijual di Indonesia?

    Kapan iPhone 17 Dijual di Indonesia?


    Bisnis.com, JAKARTA – Kapan iPhone 17 dijual di Indonesia? simak penjelasan pemerintah di bawah ini.

    Apple telah secara resmi merilis iPhone 17 sequence di pasar world pada 9 September 2025 kemarin.

    Setelah diresmikan secara world, kini pencinta produk iPhone tinggal menunggu waktu iPhone 17 sequence akan tiba di Indonesia.

    Kapan iPhone 17 dijual di Indonesia?

    Dilansir dari Antaranews, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan produk terbaru Apple, iPhone 17 bisa mulai dipasarkan di Indonesia pada awal Oktober 2025.

    Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kemenperin, Heru Kustanto ditemui di Jakarta, Kamis, menyatakan hal itu karena pihak Apple sebelumnya sudah mengajukan berkas untuk memperoleh sertifikat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) iPhone 17, dan menyatakan sertifikat tersebut akan terbit pada Kamis malam ini.

    Setelah mendapatkan sertifikat TKDN dari Kemenperin, Heru menjelaskan pihak Apple mesti mengantongi izin edar dari Kementerian Komunikasi dan Virtual (Komdigi) dan Perizinan Impor (PI) dari Kementerian Perdagangan.

    “Paling cepat tiga minggu,” ucapnya, seperti dilansir dari Antaranews.

    “Awal Oktober barangnya udah ada di Indonesia,” katanya lagi.

    Harga iPhone 17 Collection

    Saat ini, iPhone 17 masih dijual secara world alias belum masuk ke Indonesia. 

    Baca Juga

    Replace Daftar Harga iPhone 13, 14, 15, 16 dan 17 Terbaru

    iPhone 17 256GB: 799 buck AS atau Rp13 jutaan

    iPhone 17 512GB: 999 buck AS atau Rp 16,4 juta

    iPhone 17 Air 256GB: 999 buck AS atau Rp16,4 juta

    iPhone 17 Air 512GB: 1.199 buck AS atau Rp19,7 juta

    iPhone 17 Air 1 TB: 1.399 buck AS atau Rp23 juta

    iPhone 17 Professional 256GB: 1.099 buck AS atau Rp18 jutaan

    iPhone 17 Professional 512GB: 1.299 buck AS atau Rp21,3 juta

    iPhone 17 Professional 1 TB: 1.499 buck AS atau Rp24,6 juta

    iPhone 17 Professional Max 256GB: 1.199 buck AS atau Rp19,7 juta

    iPhone 17 Professional Max 512GB: 1.399 buck AS atau Rp23 jutaan

    iPhone 17 Professional Max 1TB: 1.599 buck AS atau Rp26,3 juta

    iPhone 17 Professional Max 2TB: 1.999 buck AS atau Rp32,8 juta

    AXL Parfum

  • Jaringan Starlink di Seluruh Dunia Tumbang, Web Elon Musk Lumpuh Massal

    Jaringan Starlink di Seluruh Dunia Tumbang, Web Elon Musk Lumpuh Massal


    Bisnis.com, JAKARTA — Layanan pemantau gangguan virtual Downdetector melaporkan bahwa jaringan web satelit world Starlink milik SpaceX mengalami gangguan besar-besaran pada Senin (15/9) pagi waktu setempat.

    Ribuan pengguna di seluruh dunia melaporkan terputusnya koneksi sejak sekitar pukul 07.00 waktu setempat.

    Menurut pantauan Downdetector, puluhan ribu keluhan tercatat dari berbagai negara terkait akses web Starlink. Layanan pemantau ini biasa memberikan informasi real-time mengenai standing beragam aplikasi, situs internet, hingga layanan komunikasi populer berdasarkan laporan langsung dari pengguna.

    Gangguan berskala world ini menimbulkan kekhawatiran serius, mengingat Starlink saat ini menjadi tulang punggung konektivitas di banyak wilayah terpencil, serta digunakan secara strategis di berbagai sektor, termasuk militer.

    Insiden gangguan ini juga mengingatkan publik pada pernyataan sebelumnya dari Robert “Madyar” Brovdi, komandan UAV Methods Forces Angkatan Bersenjata Ukraina.

    Pada 15 September, Robert melaporkan sempat terhentinya layanan Starlink di sepanjang garis depan perang, sebelum akhirnya bertahap kembali pulih. Ada kekhawatiran peran kekuatan world di balik pemadaman tersebut, terlebih Rusia dan AS cukup mesra belakangan ini. 

    UNN, media Ukraina, menyoroti mengenai ketergantungan Ukraina infrastruktur komunikasi satelit swasta yang dimonopoli oleh satu perusahaan. Starlink yang dioperasikan SpaceX bukan hanya melayani pengguna rumahan, tetapi juga negara, lembaga militer, hingga proyek-proyek penting di garis depan konflik. Jika satu titik terpusat mengalami gangguan, dampaknya dapat langsung dirasakan skala world.

     Elon Musk mengeklaim Starlink dapat menggabungkan web rumah dengan jaringan seluler. Ini berarti membuka kemungkinan layanan satelit itu bisa menggantikan operator seluler.

    Hal ini disampaikan Musk sehari setelah perusahaannya, SpaceX, mengakuisisi spektrum nirkabel senilai US$17 miliar dari perusahaan telekomunikasi EchoStar.

    Baca Juga

    Starlink Bukan Pilihan, Proyek Web di AS justru Mengalir ke Kuiper Amazon

    Dikutip dari CNET.com yang mengutip Musk dalam podcast All-In, orang terkaya dunia itu membuka kemungkinan terkait dengan salah satu cara untuk memperoleh lebih banyak spektrum adalah dengan langsung membeli Verizon.

    “Bukan hal yang mustahil. Saya kira itu bisa saja terjadi,” kata Musk, dikutip Bisnis dari CNET.com pada Kamis (11/9/2025).

    Namun, dia menekankan Starlink tidak akan membuat AT&T, T-Cellular, dan Verizon ‘gulung tikar’ dalam waktu dekat karena perusahaan-perusahaan itu masih memiliki spektrum nirkabel yang jauh lebih luas, yang digunakan untuk mengirim pesan teks, melakukan panggilan, dan streaming video.

    CEO SpaceX itu juga memaparkan rencana untuk memanfaatkan spektrum baru tersebut agar satelit Starlink dapat mengirim information langsung ke ponsel pelanggan. Dari general 8.140 satelit SpaceX yang mengorbit, 657 di antaranya adalah satelit direct-to-cell. Sisanya digunakan untuk layanan web Starlink.

    “Ini semacam proyek jangka panjang. Hal ini akan memungkinkan SpaceX memberikan konektivitas berkapasitas tinggi langsung dari satelit ke ponsel. Namun, ada perubahan perangkat keras yang perlu dilakukan pada ponsel,” jelasnya.

    AXL Parfum

  • Komdigi Ungkap Replace Lelang 1,4 GHz: Masih Berjalan, Pemenang Diumumkan Oktober

    Komdigi Ungkap Replace Lelang 1,4 GHz: Masih Berjalan, Pemenang Diumumkan Oktober


    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Virtual (Komdigi) menyebutu proses lelang frekuensi 1,4 GHz masih berjalan dengan goal selesai pada Oktober 2025. 

    Direktur Jenderal Infrastruktur Virtual Komdigi, Wayan Toni Supriyanto, memastikan proses lelang masih terus berjalan.

    “Masih berjalan, tetap berjalan,” kata Wayan usai rapat bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (15/9/2025).

    Dia menegaskan, pengumuman pemenang lelang tetap sesuai jadwal, yakni pada Oktober mendatang. 

    Saat ini, tahapan lelang menunggu pemasukan dokumen dari peserta, setelah sebelumnya dokumen seleksi dapat diunduh secara bold.

    “Iya, sesuai jadwal [pemenang akan diumumkan Oktober]. Sekarang menunggu pemasukan dokumen,” katanya.

    Komdigi sebelumnya resmi membuka seleksi pengguna pita frekuensi 1,4 GHz melalui Pengumuman Nomor: 1/SP/TIMSEL1,4/KOMDIGI/2025 pada 28 Juli 2025. Frekuensi yang dilelang berada pada rentang 1.432–1.512 MHz untuk layanan Time Department Duplexing (TDD) di sejumlah wilayah Indonesia.

    Pada 14 Agustus 2025, Komdigi melalui Tim Seleksi mengumumkan tujuh perusahaan yang mengambil akun e-auction sebagai syarat kepesertaan, yaitu:

    1. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

        2. PT XLSMART Telecom Sejahtera

        3. PT Indosat Tbk.

        4. PT Telemedia Komunikasi Pratama

        5. PT Netciti Persada

        6. PT Telekomunikasi Selular

        7. PT Eka Mas Republik

    Pengambilan akun e-auction dilakukan pada 11–13 Agustus 2025 di Sekretariat Tim Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 1,4 GHz, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat. Sementara itu, dokumen seleksi dapat diunduh secara bold pada 11–20 Agustus 2025.

    Komdigi menegaskan, seleksi ini bertujuan menentukan pengguna pita frekuensi radio 1,4 GHz di seluruh regional, sesuai Peraturan Menteri Komunikasi dan Virtual Nomor 13 Tahun 2025 tentang Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio pada pita 1,4 GHz. Seleksi ini juga ditujukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan spektrum bagi layanan akses nirkabel pita lebar.

    Melalui lelang tersebut, pemerintah berharap dapat memperluas jangkauan akses web berbasis jaringan pita lebar tetap (mounted broadband), menghadirkan layanan dengan harga terjangkau sesuai rata-rata konsumsi rumah tangga telekomunikasi di wilayah perdesaan, meningkatkan kecepatan unduh, serta mempercepat penggelaran jaringan serat optik.

    AXL Parfum

  • Ekspansi Information Heart International: Tencent Kucurkan Dana Tambahan Rp2,46 Triliun

    Ekspansi Information Heart International: Tencent Kucurkan Dana Tambahan Rp2,46 Triliun

    Bisnis.com, SHENZHEN – Raksasa teknologi asal China, Tencent Keeping Ltd., mengucurkan dana tambahan sebesar US$150 juta setara Rp2,46 triliun sejak awal tahun ini untuk ekspansi world, termasuk membangun pusat information di Arab Saudi dan Jepang.

    Kucuran dana itu menandai ekspansi pertamanya ke Timur Tengah di Arab Saudi serta ekspansi lanjutan ke Jepang dengan membangun pusat information ketiga di Osaka, Jepang, serta kantor baru di Negeri Sakura itu.

    Senior Government Vice-President of Tencent and CEO of Cloud & Sensible Industries Crew Dowson Tong mengatakan bahwa ekspansi itu menjadikan Tencent menyediakan solusi di seluruh Asia Utara, Asia Tenggara, Amerika, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika.

    “Kami sekarang lebih baik dengan menginvestasikan US$150 juta di Arab Saudi untuk pendirian zona pusat information pertama kami,” katanya dalam pembukaan Tencent International Virtual Ecosystem Summit (GDES) 2025 di Shenzhen, China pada Selasa (16/9/2025).

    Menurutnya, Tencent berkeinginan mendirikan kantor-kantornya di seluruh dunia. Hal itu dilakukan untuk memosisikan Tencent mampu memberikan layanan tanpa sekat-sekat negara. Pada saat yang sama, dia menegaskan posisi Tencent mencakup penyediaan sistem layanan selama 7 hari dan 24 jam  nonsetop.

    “Infrastruktur lokal yang sangat lengkap ini menjamin layanan yang sangat andal. Kami berharap bahwa di mana pun di dunia, akses ke sumber daya dan layanan ini tidak akan terganggu,” paparnya.

    Logo Tencent
    Brand Tencent

    Dia melanjutkan Tencent Cloud memiliki tim lokal di wilayah kunci dan jaringan mitra lebih dari 11.000 perusahaan di seluruh dunia. Dia melanjutkan perusahaan terus memperkuat ekosistem globalnya dengan berkolaborasi dengan mitra lokal dan regional untuk memanfaatkan peluang baru.

    Sejak 2016, Tencent Cloud telah memperluas jangkauan internasionalnya, dengan foundation pelanggan internasional yang telah berlipat ganda dalam setahun terakhir.

    Produk, teknologi, dan keahlian industri yang telah teruji mendukung perusahaan-perusahaan di seluruh dunia di lebih dari 80 negara dan wilayah, serta lebih dari 30 industri.

    Selama 3 tahun terakhir, bisnis internasionalnya mengalami pertumbuhan dua digit, melayani merek world terkemuka seperti GoTo Crew, CP Crew, e& UAE, Orange, dan Com2uS.

    Saat ini, Tencent Cloud telah membantu lebih dari 200 perusahaan Fortune 500, termasuk AstraZeneca, Mercedes-Benz, Toyota, BMW, dan Walmart China, untuk masuk ke pasar China.

    Dengan memanfaatkan jaringan internasionalnya, Tencent Cloud juga telah membantu perusahaan China untuk berekspansi secara world.

    Sambil memperkuat posisinya di bidang web dan teknologi, Tencent Cloud juga merambah industri manufaktur, kendaraan energi baru, dan sektor lainnya, muncul sebagai mitra cloud pilihan bagi lebih banyak perusahaan.

    Salah satu kesuksesan pengembangan pasar internasional adalah kerja sama Tencent dengan GoTo Crew. Pada Juni, Gojek Indonesia — bagian dari GoTo Crew — secara mulus memigrasikan lebih dari 1.000 sistem mikroservice ke Tencent Cloud.

    Tencent Cloud memperkuat infrastrukturnya dengan memperluas wilayah Jakarta menjadi tiga zona ketersediaan untuk keandalan dan skalabilitas yang lebih besar.

    Tencent Cloud x CP GroupTencent Cloud baru-baru ini menandatangani kemitraan digitalisasi strategis dengan CP AXTRA, anak perusahaan ritel CP Crew, di Bangkok, Thailand.

    Dengan memanfaatkan giant information, solusi AI, dan keahlian industri yang mendalam, Tencent Cloud akan mendukung transformasi virtual CP AXTRA. Mengoperasikan merek seperti Makro dan Lotus, CP AXTRA mengelola lebih dari 2.600 toko di seluruh Thailand dan Asia.

    Sistem ritel dan grosir utamanya sudah beroperasi dengan lancar di Tencent Cloud, secara signifikan meningkatkan efisiensi.

    In keeping with 24 Desember 2024, Dowson menjelaskan dua aplikasi utama yang dioperasikan CP AXTRA telah melampaui 14 juta unduhan, dengan lalu lintas harian melebihi 1 juta kunjungan.

    Selain itu, Tencent Cloud mengumumkan kemitraan strategis dengan Smiles, super-app dari grup telekomunikasi UAE e& UAE. Kerja sama ini bertujuan mempercepat transformasi virtual bisnis di UAE, memberikan kenyamanan yang ditingkatkan dan pengalaman yang mulus bagi jutaan pengguna.

    Smiles akan mengadopsi Solusi Tremendous-App Tencent Cloud (TCSAS) untuk membangun ekosistem terbuka dan fleksibel—menjadi operator telekomunikasi Timur Tengah pertama yang menerapkan teknologi ini.

    Melalui integrasi yang mulus, mitra dapat dengan cepat bergabung melalui mini-program, sementara konsumen mendapatkan akses terpadu ke layanan dan penawaran yang lebih luas.

    Tencent Cloud juga menggandeng operator telekomunikasi multi-layanan world terkemuka, Orange Heart East & Africa (OMEA). OMEA telah mengadopsi Platform Mini-Program Tencent Cloud dan solusi komunikasi real-time untuk membangun ekosistem super-app virtual terbuka: Max It.

    Aplikasi ini mengintegrasikan layanan telekomunikasi, keuangan, dan e-commerce ke dalam satu platform untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pengguna.

    Mulai Juni 2025, pengguna dapat menjelajahi dan membeli produk bermerek, membayar tagihan, memesan tiket movie dan acara, dan lebih banyak lagi, semuanya dalam Max It, memberikan pengalaman yang lebih kaya dan lancar bagi hampir 160 juta pengguna di Timur Tengah dan Afrika.

    Pada Juli lalu, Midea Crew memigrasikan operasi IT Eropa ke Tencent Cloud, membangun infrastruktur baru melalui pusat information Frankfurt Jerman

    AXL Parfum

  • Peta Jalan AI Berjalan Lambat, Korika Singgung Banyak Kepentingan

    Peta Jalan AI Berjalan Lambat, Korika Singgung Banyak Kepentingan

    Bisnis.com, JAKARTA— Roadmap Kecerdasan Buatan (Synthetic intelligence/AI) Nasional 2025–2045 yang semula ditargetkan meluncur pada pertengahan Juli 2025, mundur dari jadwal dan kini diharapkan dapat terbit bulan ini. Peta jalan tak kunjung muncul pada 4 bulan terakhir 2025.

    Ketua Umum Kolaborasi Riset dan Inovasi Kecerdasan Artifisial Indonesia (Korika), Hammam Riza, mengatakan penyusunan peta jalan AI membutuhkan waktu lebih lama karena harus menampung berbagai masukan publik.

    Dia menegaskan, proses tersebut bukan hambatan, melainkan bagian penting untuk memperkuat substansi kebijakan.

    “Jadi kan banyak worry terkait dengan peta jalan ini. Masukan-masukan yang diberikan selama konsultasi publik itu masih harus dicerna, harus diadopsi lagi ya,” kata Hammam ditemui usai acara peluncuran KChat di Jakarta pada Selasa (16/9/2025).

    Hammam menuturkan, masukan yang diterima berasal dari berbagai pihak, mulai dari organisasi masyarakat sipil, kalangan akademisi, hingga unsur multiheliks lainnya. Semua pandangan tersebut, menurutnya, penting untuk didengar dan ditindaklanjuti dalam penyusunan peta jalan AI.

    Dia memastikan inisiatif perumusan peta jalan ini sudah berjalan melalui mekanisme izin prakarsa, sehingga tinggal menunggu tahapan berikutnya hingga menjadi peraturan presiden.

    “Tetapi prakarsa inisiatif, prakarsanya, izin prakarsanya itu sudah ada. Untuk mendorong peta jalan itu menjadi rancangan peraturan presiden. Jadi bukan berarti prosesnya terhambat ya, karena ini satu diskusi ting-teng. Mikirin lagi lebih element apa hal-hal yang ini,” jelasnya.

    Sementara itu, Sekretaris Jenderal Korika, Oskar Riandi, menyoroti urgensi regulasi AI di tengah perkembangan teknologi yang lebih cepat dibandingkan payung hukumnya. Dia menyebut, pemerintah sejauh ini telah menyediakan ruang uji coba atau regulatory sandbox di sejumlah sektor.

    “Ketika kecepatan teknologi melebihi kecepatan daripada regulasinya, pemerintah sudah mewadahi dengan membuat regulatory sandbox, terutama aplikasi-aplikasi AI yang berhubungan dengan nyawa, dengan kesehatan, itu Kemenkes sudah ada,” kata Oskar.

    Menurutnya, mekanisme serupa juga berlaku untuk bidang lain yang menyangkut keamanan information hingga informasi rahasia. Meski demikian, Oskar menekankan bahwa peta jalan AI tetap penting agar semua pelaku memiliki arah pengembangan yang jelas.

    “Kami berharap bahwa peraturan pemerintah ini segera terbit, supaya kita semua yang bergerak ke bidang AI ini punya guiding principle, punya arah acuan yang harus kita tuju untuk mengembangkan aplikasi,” ujarnya.

    Oskar juga menggarisbawahi pentingnya dukungan pemerintah dalam memperkuat ekosistem AI nasional agar mampu bersaing, setidaknya di tingkat regional.

    “Kita mungkin tidak international. Kita mengharap bahwa 2030 ini kita juaranya di regional. Itu yang mudah-mudahan dari kami komunitas dan mungkin juga startup-startup atau perusahaan-perusahaan di bidang AI itu bisa juga dirangkul oleh pemerintah atau diwadahi dengan beberapa macam regulasi,” pungkasnya.

    AXL Parfum

  • Pakar Prediksi Paket Web Rp100.000-an Jadi Sport Changer 2026

    Pakar Prediksi Paket Web Rp100.000-an Jadi Sport Changer 2026

    Bisnis.com, JAKARTA — Paket web rumahan seratus ribuan berpeluang menjadi tren tahun depan di Tanah Air. Bahkan, berpotensi menjadi recreation changer di industri broadband dalam negeri.

    Pengamat Telekomunikasi sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi mengatakan potensi ini tidak lepas dari beberapa aspek. Pertama, kemampuan penyedia jasa web menjual layanan dengan harga berapapun.

    “Sebenarnya, penyedia jasa web bisa menjual layanan berapapun, yang akan diatur kecepatannya. Bisa Rp50.000, Rp100.000 atau berapapun. Hanya memang kecepatannya akan diubah-ubah,” kata Heru kepada Bisnis, Selasa (16/9/2025).

    Kedua, banderol Rp100.000 pas untuk segmen perumahan. Heru menilai paket web rumah seratus ribuan bakal menjadi harga yang kompetitif di industri, dan diprediksi banyak penyedia jasa bakal bermain di segmen tersebut.

    Hal yang menjadi catatan adalah kepastian kecepatan yang dihadirkan dengan harga tersebut. Dengan demikian, tambahnya, kualitas layanan tidak berkurang ketika harga murah.

    “Minimum kecepatan harus 100 Mbps. Kalau bisa lebih tinggi dari itu bagus, tapi setidaknya dengan harga Rp100.000 kecepatan bisa 100 Mbps. Semoga jadi recreation changer tarif web broadband di Tanah Air,” kata Heru.

    Diberitakan sebeumnya, perusahaan web berlomba menghadirkan web terjangkau bagi masyarakat untuk mendorong misi pemerintah meningkatkan penetrasi mounted broadband yang saat ini masih di bawah 15%.

    Beberapa perusahaan dengan layanan tersebut di antaranya Surge yang menghadirkan paket web seharga Rp100.000 dengan kecepatan hingga 200 Mbps. Melalui produk Starlite, perusahaan  menghadirkan web cepat yang ramah di kantong rakyat.

    Kemudian, PT Remala Abadi Tbk. (DATA) memiliki produk yang tidak kalah menarik. Melalui Nethome, Remala menawarkan paket as much as 500 Mbps seharga Rp116.000 (sudah termasuk pajak). Selain itu, ada juga paket dengan harga Rp227.000 untuk kecepatan web hingga 1 Gbps, yang dapat mendukung berbagai kebutuhan masyarakat.

    IndiHome juga memiliki paket layanan web murah bernama Eznet, yang hanya menyasar beberapa wilayah. Dilansir dari laman resmi, Telkomsel membanderol paket Eznet dengan kecepatan web 10Mbps adalah Rp150.000/bulan untuk wilayah Jawa dan Bali, Rp170.000/bulan untuk wilayah Sumatra, dan Rp200.000/bulan untuk wilayah Papua, Maluku, Sulawesi, Kalimantan, dan Nusa Tenggara. Harga belum termasuk PPN.

    Lalu, paket Biznet House termurah saat ini adalah Biznet House 0D yang harganya mulai dari Rp175.000 according to bulan untuk kecepatan hingga 65 Mbps. Biznet berkomitmen mendukung aktivitas virtual seperti bekerja dan belajar dari rumah.

    AXL Parfum

  • Riset: Warga RI Suka Belanja di E-Trade karena Murah dan Mudah

    Riset: Warga RI Suka Belanja di E-Trade karena Murah dan Mudah

    Bisnis.com, JAKARTA – Riset terbaru YouGov mengungkapkan e-commerce Indonesia berada di peringkat kedua sebagai pasar paling dinamis di dunia dalam hal preferensi belanja bold (on-line) dari overall 55 pasar international – di bawah China dan di atas India.

    Alasan utama konsumen Indonesia lebih memilih belanja on-line dibanding toko fisik adalah: harga lebih murah (68%), lebih banyak pilihan (57%), promo/deal/sale (48%), lebih mudah/nyaman (47%), dan layanan pengiriman (46%).

    Basic Supervisor YouGov Indonesia & India Edward Hutasoit mengatakan pertumbuhan transaksi dan pengguna berjalan beriringan dengan perubahan preferensi konsumen.

    “Konsumen kini lebih cerdas, lebih selektif, dan menuntut price for cash lebih besar, kecepatan pengiriman, serta personalisasi lebih baik. Platform dan penjual harus cepat beradaptasi untuk memenuhi ekspektasi ini,” ujar Edward dalam siaran pers, Selasa (16/9/2025).

    Market tetap menjadi kanal utama penemuan produk, sedangkan preferensi kanal kedua berbeda menurut generasi; Gen Z mengandalkan influencer, Millennials pada ulasan produk, dan Gen X pada rekomendasi keluarga atau teman.

    Riset tersebut menyebutkan 2 hal yang menjadi faktor berpengaruh. Pertama, price for cash. Worth for cash tidak lagi sekadar harga murah. Namun, konsumen mempertimbangkan harga produk, ongkos kirim, kecepatan pengiriman, serta keseluruhan pengalaman belanja.

    YouGove menemukan 2 dari 3 konsumen menyebut ongkos kirim tinggi dan waktu pengiriman lama sebagai kekhawatiran utama. Lalu, 79% konsumen on-line selalu mencari promo saat berbelanja, dengan free of charge ongkir sebagai insentif paling dicari sekaligus jawaban atas kekhawatiran utama mereka.

    Sebanyak 1 dari 4 konsumen juga merasa algoritma rekomendasi produk masih belum sesuai selera, meski mereka lebih responsif terhadap iklan yang dipersonalisasi.

    Kedua, video. Riset YouGov menyebut konsumsi video on-line di Indonesia sangat tinggi, dengan video pendek bertema hiburan, komedi, dan kuliner sebagai style paling digemari.

    Adapun, preferensi konten berbeda menurut generasi. gen Z memiliki preferensi fesyen dan kecantikan setelah hiburan/komedi; gen X kesehatan dan kebugaran setelah hiburan dan kuliner; serta millennials bisnis dan keuangan.

    Bagi platform e-commerce dan emblem, konten video disebut dapat menjadi kanal pemasaran yang efektif.

    Misalnya, konten kuliner untuk promosi bahan makanan/peralatan dapur; konten fesyen dan kecantikan untuk produk market untuk gen Z; dan konten finansial untuk produk gaya hidup dan kebutuhan sehari-hari

    “Seiring dengan konsumen Indonesia semakin nyaman berbelanja on-line, emblem dan platform harus terus berevolusi. Survei ini dirancang untuk membantu mereka menghadirkan pengalaman belanja yang non-public dan relevan, menyesuaikan strategi dengan perilaku tiap generasi, serta mengintegrasikan konten kreatif sebagai sarana pemasaran,” tutup Edward.

    AXL Parfum

  • Anggaran Rp12,6 Triliun Komdigi Psychological, Proyek BTS 3T Sebatas Pemeliharaan

    Anggaran Rp12,6 Triliun Komdigi Psychological, Proyek BTS 3T Sebatas Pemeliharaan

    Bisnis.com, JAKARTA— Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) menyarankan Kementerian Komunikasi dan Virtual (Komdigi) untuk mencari skema alternatif agar program pembangunan infrastruktur tidak terhambat.

    Ketua Umum Mastel, Sarwoto Atmosutarno menilai keterbatasan anggaran Komdigi akan berdampak pada berkurangnya alokasi untuk investasi di sektor virtual.

    Anggaran yang ditetapkan untuk Komdigi pada tahun depan sebesar Rp8 triliun sesuai hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar).

    Komdigi sebelumnya sempat mengusulkan tambahan anggaran Rp12,6 triliun. Jika disetujui, general kebutuhan anggaran Komdigi tahun anggaran 2026 seharusnya mencapai Rp20,3 triliun.

    “Mastel melihat pembatasan ini untuk pengeluaran konsumsi dan produksi [opex dan capex] fasilitas virtual yang ada dan sudah dibangun [satelit, BTS 4G, PDN],” kata Sarwoto kepada Bisnis pada Selasa (16/9/2025).

    Sarwoto menambahkan, dengan adanya pembatasan anggaran tersebut, pengeluaran untuk belanja modal atau investasi kemungkinan besar akan terpangkas. Akibatnya, tugas Komdigi atas kewajiban pelayanan umum seperti penyediaan web di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) hanya akan sebatas pemeliharaan.

    Sarwoto menambahkan, oleh karena itu Mastel menyarankan agar ekspansi infrastruktur GovTech, bila diperlukan, dapat dilakukan melalui kerja sama dengan penyelenggara swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

    Menurutnya Komdigi dapat membuka kesempatan kepada penyelenggara BUMN atau swasta dengan kompensasi non money dengan memanfaatkan kapasitas jaringan internetnya, knowledge heart, bahkan pembangunan aplikasinya.

    Menurutnya, kolaborasi dengan swasta maupun BUMN menjadi solusi yang realistis menghadapi keterbatasan fiskal pemerintah.

    “Kerja sama bentuk baru ini suatu keniscayaan untuk solusi keterbatasan anggaran yang ada,” kata Sarwoto.

    Selain itu, Mastel juga menilai perlu adanya evaluasi terhadap tata kelola manajemen kewajiban pelayanan umum atau Common Provider Legal responsibility (USO) dengan pendekatan baru yang lebih adaptif.

    Sarwoto menuturkan akselerasi diperlukan karena goal pertumbuhan ekonomi 8% tidak mungkin terjadi apabila virtual ekonomi tidak tumbuh minimum 16%. Perlu terobosan kebijakan dan regulasi.

    “Saatnya untuk meninjau ulang tata kelola manajemen kewajiban pelayanan umum atau dikenal dengan nama Common Provider Legal responsibility/USO untuk jaringan dan jasa web dengan pendekatan baru,” ungkapnya.

    Sebelumnya, Komdigi menghadiri rapat tertutup bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Senin (15/9/2025). Menteri Komunikasi dan Virtual Meutya Hafid mengungkapkan, rapat tersebut membahas pagu anggaran Komdigi yang ditetapkan sebesar Rp8 triliun sesuai hasil pembahasan Banggar.

    “[Anggaran Komdigi] Rp8 triliun, jadi tadi ini kurang lebih sama dengan pagu awal, kemudian menjadi pagu definitifnya,” kata Meutya usai rapat di Kompleks Parlemen, Senin (15/9/2025).

    Meskipun tidak mendapatkan tambahan anggaran, Meutya mengatakan pihaknya akan patuh pada keputusan Banggar. Dia menambahkan Komdigi juga akan segera menata ulang prioritas penggunaan anggaran agar program utama tetap dapat dijalankan.

    Beberapa program prioritas yang disiapkan antara lain pembangunan infrastruktur virtual, pengawasan ruang virtual yang aman untuk masyarakat, hingga komunikasi publik untuk mendukung ekosistem startup.

    Berdasarkan Buku II Nota Keuangan beserta RAPBN 2026, Komdigi mendapat alokasi sebesar Rp8,08 triliun. Angka tersebut lebih rendah dibanding outlook 2025 yang mencapai Rp9,52 triliun.

    AXL Parfum

  • Yandex Ekspansi ke Indonesia, Bawa Fitur Pencarian Berbasis AI

    Yandex Ekspansi ke Indonesia, Bawa Fitur Pencarian Berbasis AI

    Bisnis.com, JAKARTA—  Perusahaan teknologi international, Yandex, resmi meluncurkan layanan pencarian berbasis kecerdasan buatan (AI) yang kini hadir dengan dukungan penuh bahasa Indonesia.

    Layanan tersebut dapat diakses secara free of charge melalui halaman utama yandex.com.

    CEO Yandex Seek Global, Alexander Popovskiy, mengatakan Yandex Seek dengan AI tidak hanya menampilkan daftar tautan, tetapi mampu menyajikan jawaban terperinci, ringkasan informasi dari berbagai sumber terpercaya, serta dilengkapi dengan tautan referensi agar pengguna dapat memverifikasi fakta secara mandiri.

    “Mesin pencarian trendy sudah tidak bisa lagi sekedar menampilkan deretan tautan tetapi juga harus bisa memahami intensi pengguna, memberikan jawaban yang komprehensif sekaligus mencerminkan budaya dan konteks lokal,” kata Alexander dalam acara AI Innovation Summit (AIIS) 2025 di Jakarta pada Selasa (16/9/2025).

    Yandex Seek dengan AI diklaim memiliki kelebihan dalam menjawab pertanyaan kompleks yang hanya bisa dijawab dengan menggunakan lebih dari satu sumber.

    Pengguna dapat mengajukan pertanyaan seperti percakapan alami, sehingga mereka pun menjadi lebih mudah mengajukan pertanyaan berdasarkan apa yang mereka pertama pikirkan. Kemudian layanan ini akan mengolah proses pencarian secara efisien.

    Sejumlah contoh pertanyaan yang kompleks ini antara lain adalah pertanyaan tentang peninggalan Raden Saleh, makna budaya wayang kulit, atau apa yang membuat hidangan rendang unik.

    Selain itu, AI Yandex juga mendukung tugas multi-langkah (multi-step) dengan konteks yang lebih kaya. Misalnya, membantu pengguna merencanakan liburan keluarga ke Raja Ampat atau menemukan air terjun tersembunyi terbaik di Bali.

    Untuk memperluas eksplorasi, pengguna bisa mengaktifkan mode percakapan AI secara guide melalui tab khusus di bawah kolom pencarian. Mode ini memungkinkan pertanyaan lanjutan tetap terhubung dengan konteks awal percakapan.

    Menurut Popovskiy, tujuan peluncuran fitur ini adalah memangkas waktu yang dibutuhkan pengguna dalam mengambil keputusan.

    “Sekaligus mendorong transformasi cara masyarakat Indonesia mencari informasi dan belajar di generation virtual,” katanya.

    Sejalan dengan peluncuran tersebut, pemerintah Indonesia pun memberikan apresiasi.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut langkah Yandex sebagai dukungan nyata terhadap ekosistem virtual nasional.

    “Kecerdasan artifisial merupakan pilar kunci bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan transformasi virtual Indonesia. Kami menyambut baik inisiatif dari Yandex, yang tidak hanya membawa teknologi kelas dunia ke Indonesia tetapi juga berfokus pada pengembangan talenta virtual lokal. Kontribusi ini secara langsung mendukung tujuan kami untuk menciptakan ekonomi yang kompetitif dan inovatif di masa depan,” tutur Airlangga.

    AXL Parfum