Kategori: parfum lokal

  • Komdigi Hanya Kantongi Rp8 Triliun, Digitalisasi Terancam hingga Kesenjangan Melebar

    Komdigi Hanya Kantongi Rp8 Triliun, Digitalisasi Terancam hingga Kesenjangan Melebar


    Bisnis.com, JAKARTA— Pengamat Telekomunikasi sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi, menilai alokasi anggaran Kementerian Komunikasi dan Virtual (Komdigi) sebesar Rp8 triliun pada 2026 akan berdampak signifikan terhadap digitalisasi di Indonesia.

    Padahal, sebelumnya Komdigi sempat mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp12,6 triliun. Jika usulan itu disetujui, general kebutuhan anggaran Komdigi untuk tahun anggaran 2026 seharusnya mencapai Rp20,3 triliun.

    “Penyediaan web di daerah terpencil, seperti Indonesia Timur, akan terhambat, memperlebar kesenjangan virtual. Proyek strategis seperti pusat information nasional (PDN) dan pengembangan AI bisa tertunda, yang dipastikan ini bisa mengurangi daya saing ekonomi virtual di ASEAN,” kata Heru kepada Bisnis pada Senin (15/9/2025).

    Heru menambahkan, transformasi layanan publik, seperti aplikasi terpadu, juga berisiko melambat sehingga mempengaruhi efisiensi birokrasi. 

    Selain itu, startup lokal mungkin kesulitan mendapat dukungan infrastruktur, yang bisa menghambat inovasi. Dengan anggaran terbatas, lanjut dia, fokus mungkin bergeser ke pemeliharaan sistem current ketimbang ekspansi ambisius. 

    “Meski begitu, kolaborasi dengan swasta bisa menjadi solusi untuk menjaga momentum. Tanpa strategi cerdas, Indonesia berisiko tertinggal dalam revolusi virtual world,” kata Heru.

    Menurutnya, Komdigi harus memprioritaskan proyek berdampak tinggi dengan anggaran Rp8 triliun tersebut. Seperti halnya perluasan infrastruktur virtual di wilayah 3T, meningkatkan kecepatan broadband ke 100 Mbps di wilayah strategis. 

    “Prioritaskan keamanan ruang virtual, seperti mencegah konten negatif demi perlindungan masyarakat,” kata Heru.

    Heru mengaku khawatir digitalisasi bisa terpinggirkan, sehingga menghambat investasi di sektor AI, giant information, maupun keamanan siber. 

    “Kesenjangan akses web Jawa-luar Jawa bakal melebar, proyek seperti pusat information nasional (PDN) yang melambat dan transformasi layanan publik mandek. Ekonomi virtual, yang seharusnya jadi pendorong pertumbuhan 5,4 persen, berisiko tertinggal dari ASEAN,” paparnya.

    Dia menambahkan, meski ada peluang dukungan anggaran dari kementerian lain, misalnya untuk pertanian virtual, tanpa prioritas yang jelas Indonesia bisa kehilangan momentum menuju Indonesia 5.0. 

    “Mau tidak mau harus dimaksimalkan kolaborasi dengan swasta meski tetap tantangannya juga besar menanti,” ujarnya.

    Infrastruktur telekomunikasi di daerah 3T
    Infrastruktur telekomunikasi di daerah 3T

    Heru juga menilai tidak adanya tambahan anggaran ini menjadi sinyal undervaluation atas potensi virtual sebagai pendorong pertumbuhan jangka panjang, terutama di tengah revolusi AI world. 

    “Absennya pembangunan virtual dari delapan time table utama menunjukkan kurangnya komitmen politik kuat dan berisiko membuat Indonesia ketinggalan momentum transformasi besar menuju Indonesia Emas 2045,” ucapnya.

    Menurutnya, pemangkasan ini menandakan Indonesia terlalu fokus pada kebutuhan jangka pendek dan mengesampingkan fondasi jangka panjang. Padahal, lanjut dia, dunia kini berlomba di AI, giant information, dan konektivitas. Dia menyoroti Singapura dan Korea Selatan yang alokasikan miliaran dolar untuk virtual. 

    “Mengabaikan sektor ini menunjukkan kurangnya visi strategis untuk bersaing di ekonomi world, dimana virtual diprediksi sumbang 20% PDB dunia pada 2030,” tutur Heru.

    Heru menilai ekonomi virtual Indonesia yang saat ini baru berkontribusi sekitar 4–5% terhadap PDB membutuhkan dorongan besar agar bisa mencapai goal ambisius 8 persen. Dia menegaskan, jika sektor virtual diabaikan, maka efisiensi, inovasi, dan daya saing akan terancam, sehingga visi pertumbuhan ekonomi besar menjadi sulit tercapai.

    Sebelumnya, Komdigi menghadiri rapat tertutup bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Senin (15/9/2025). Menteri Komunikasi dan Virtual Meutya Hafid mengungkapkan rapat tersebut membahas anggaran Komdigi. Sesuai hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar), anggaran Komdigi ditetapkan sebesar Rp8 triliun, sama dengan pagu awal.

    “[Anggaran Komdigi] Rp8 triliun, jadi tadi ini kurang lebih sama dengan pagu awal, kemudian menjadi pagu definitifnya,” kata Meutya usai rapat di Kompleks Parlemen, Senin (15/9/2025).

    Meutya menegaskan, pihaknya akan patuh pada keputusan Banggar dan menata ulang prioritas penggunaan anggaran agar program utama, khususnya yang terkait dengan Asta Cita Presiden serta fast wins Komdigi, tetap bisa dijalankan.

    Dia menyebut terdapat sejumlah program prioritas, antara lain pembangunan infrastruktur virtual, pengawasan ruang virtual yang aman untuk masyarakat, hingga komunikasi publik yang dapat mendukung pertumbuhan ekosistem startup.

    Berdasarkan Buku II Nota Keuangan beserta RAPBN 2026, Komdigi mendapat alokasi sebesar Rp8,08 triliun. Angka ini lebih rendah dibanding outlook 2025 yang mencapai Rp9,52 triliun.

    AXL Parfum

  • Intip Tanda-tanda Kehidupan Alien Kuno di Planet Mars

    Intip Tanda-tanda Kehidupan Alien Kuno di Planet Mars

    Bisnis.com, JAKARTA – Rover Perseverance menemukan Cheyava Falls pada Juli 2024 saat menjelajahi formasi ‘Shiny Angel’, yang merupakan sekelompok bukit batu di tepi utara dan selatan Neretva Vallis.

    Neretva Vallis adalah lembah sungai kuno selebar sekitar 400 meter, yang terbentuk oleh aliran air ke Kawah Jezero, saat Mars masih memiliki air di permukaannya.

    “Penemuan ini merupakan hasil langsung dari upaya NASA untuk merencanakan, mengembangkan, dan melaksanakan misi secara strategis yang mampu menghasilkan jenis ilmu pengetahuan ini,” kata Nicky Fox, wakil administrator Direktorat Misi Sains di Markas Besar NASA di Washington, dikutip dari BBC Astronomy, Selasa (16/9/2025).

    Penemuan tersebut disebut sebagai studi lebih lanjut untuk membenarkan potensi kehidupan kuno di Mars.

    “Dengan publikasi hasil yang telah direview oleh rekan sejawat ini, NASA membuat knowledge ini tersedia bagi komunitas ilmiah yang lebih luas untuk studi lebih lanjut guna mengonfirmasi atau membantah potensi biologisnya” sambung Nicky Fox.

    Rover Perseverance menemukan batuan sedimen yang terdiri dari lempung dan lumpur, yang, ketika ditemukan di Bumi, dapat mengandung bukti kuno kehidupan mikroba masa lalu. Batu-batuan tersebut kaya akan karbon organik, belerang, besi teroksidasi (karat), dan fosfor.

    “Kombinasi senyawa kimia yang kami temukan di Formasi Shiny Angel berpotensi menjadi sumber energi yang kaya bagi metabolisme mikroba,”

    “Namun, hanya karena kami melihat semua tanda kimia yang meyakinkan dalam knowledge tersebut tidak berarti kami memiliki tanda biologis potensial. Kami perlu menganalisis apa arti knowledge tersebut” kata Joel Hurowitz, ilmuwan dari Universitas Stony Brook, New York, dan penulis utama makalah tersebut.

    Penemuan oleh Rover Perseverance

    Rover Perseverance NASA dilengkapi dengan sejumlah alat untuk menganalisis sampel yang ditemukan di Planet Merah.

    Instrumen PIXL (Planetary Device for X-ray Lithochemistry) dan SHERLOC (Scanning Liveable Environments with Raman & Luminescence for Organics & Chemical compounds) digunakan dalam penemuan ini.

    Di Cheyava Falls, ditemukan batu berbentuk panah berukuran sekitar 1 meter x 0,6 meter, yang mengandung bintik-bintik berwarna. Para ilmuwan mengatakan bintik-bintik ini mungkin dihasilkan oleh kehidupan mikroba yang menggunakan bahan kimia dalam batu sebagai sumber energi.

    Perseverance menemukan bukti visible reaksi kimia yang terjadi pada batu, yang tim ilmuwan sebut sebagai ‘bintik-bintik macan tutul’. Bintik-bintik ini mengandung dua mineral kaya besi: vivianite dan greigite.

    NASA mengatakan vivianite ditemukan di Bumi dalam sedimen, rawa gambut, dan materi organik yang membusuk, sementara beberapa kehidupan mikroba di Bumi dapat menghasilkan greigite. Artinya, ini adalah jejak potensial kehidupan mikroba yang menghasilkan energi dan tumbuh.

    Namun, diperlukan bukti lebih lanjut, karena mineral-mineral ini juga dapat terbentuk tanpa adanya kehidupan. Mereka mungkin bisa saja terbentuk akibat suhu tinggi, kondisi asam, dan ikatan dengan senyawa organik. Namun, NASA mengatakan bahwa batuan di Shiny Angel tidak menunjukkan bukti bahwa mereka mengalami suhu tinggi atau kondisi asam.

    Kehidupan yang penuh vitalitas

    Dulu dianggap bahwa tanda-tanda kehidupan kuno di Mars terbatas pada formasi batuan yang lebih tua, tetapi penemuan ini dilakukan pada beberapa batuan sedimen termuda yang dianalisis oleh Perseverance.

    Ini dapat berarti Mars, mungkin pernah layak huni untuk periode yang lebih lama, atau pada tahap sejarah planet yang lebih akhir daripada yang diperkirakan sebelumnya.

    “Klaim astrobiologi, terutama yang terkait dengan penemuan kehidupan extraterrestrial di masa lalu, memerlukan bukti yang luar biasa”

    “Meskipun penjelasan abiotik untuk apa yang kita lihat di Shiny Angel kurang mungkin berdasarkan temuan dalam makalah ini, kita tidak dapat mengesampingkannya” kata Katie Stack Morgan, ilmuwan proyek Perseverance di Laboratorium Propulsi Jet NASA di California Selatan.

    Jenis kehidupan Mars apa yang kita bicarakan? Bukan jenis yang datang dengan damai atau pergi ke mana-mana. NASA sedang menganalisis knowledge, melakukan tes tambahan, dan berbagi hasil dengan ilmuwan di seluruh dunia untuk melihat apa yang dapat dipelajari lebih lanjut.

    Ada banyak hal yang harus dikesampingkan, mulai dari kontaminasi sampel secara tidak sengaja hingga kemungkinan asal-asal non-kehidupan organik. Semuanya sulit dilakukan karena jarak jutaan kilometer antara Planet Bumi dengan Mars, tetapi NASA sedang berusaha memecahkannya. (Stefanus Bintang)

    AXL Parfum

  • Gerhana Matahari Sebagian 21 September 2025, Bisakah Terlihat di Langit Indonesia?

    Gerhana Matahari Sebagian 21 September 2025, Bisakah Terlihat di Langit Indonesia?

    Bisnis.com, JAKARTA – Fenomena alam Gerhana Matahari Sebagian akan terlihat di langit dunia pada 21 September 2025.

    Namun apakah fenomena tersebut bisa terlihat di langit di Indonesia? Jawabannya adalah Tidak.

    Pemandangan alam yang cantik tersebut hanya akan terlihat di langit Selandia Baru, Kepulauan Mikronesia, Fiji dan sebagian kecil wilayah Australia Timur.

    Mengutip BMKG, gerhana matahari sebagian merupakan peristiwa terhalangnya sebagian cahaya matahari oleh bulan sehingga tidak semuanya sampai ke bumi.

    Hal ini terjadi saat posisi matahari, bumi, dan bulan tidak sejajar. Di mana akan terlihat seolah-olah bulan telah “menggigit” matahari.

    Kemudian mengutip Observatorium Bosscha, wilayah di permukaan Bumi yang berada di dalam penumbra akan dapat menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian (GMS), yaitu saat piringan matahari tidak tertutup sepenuhnya oleh piringan bulan (Gambar 3) ketika fase maksimum gerhana.

    Kemudian wilayah lain di permukaan Bumi di luar penumbra tidak akan dapat menyaksikan gerhana matahari.

    Cara Menonton Gerhana Matahari

    Anda tidak dapat melihat langsung ke matahari selama gerhana matahari tanpa perlindungan mata yang sesuai. Pastikan untuk menggunakan kacamata gerhana matahari atau clear out matahari untuk teleskop atau teropong.

    Proyektor lubang jarum juga merupakan pilihan yang bagus jika Anda sudah terlambat mendapatkan peralatan khusus, karena Anda dapat dengan mudah membuatnya dengan beberapa barang dasar dari sekitar rumah Anda.

    Biasanya, penampakan gerhana matahari sebagian juga akan disiarkan oleh beberapa observatorium melalui tayangan are living streaming.

    AXL Parfum

  • Cara Melihat Pesan WA yang Sudah Dihapus, Mudah dan Aman

    Cara Melihat Pesan WA yang Sudah Dihapus, Mudah dan Aman

    Bisnis.com, JAKARTA – Siapa yang tidak penasaran ketika menerima notifikasi pesan WhatsApp, lalu pesan tersebut dihapus oleh pengirim sebelum terbaca? Fenomena ini sering memicu rasa ingin tahu mengenai apa sebenarnya isi chat yang dihapus? oleh seseorang.

    Tidak heran jika banyak orang mencari tahu cara melihat pesan WhatsApp yang sudah dihapus agar tetap bisa mengetahui isi pesan tersebut.

    Kabar baiknya ada beberapa cara melihat pesan WhatsApp yang sudah dihapus. Mulai dari memanfaatkan fitur bawaan ponsel, atau menggunakan aplikasi tambahan, hingga mengandalkan backup chat.

    Setiap metode memiliki kelebihan dan keterbatasannya masing-masing. Namun semua langkah tersebut bisa dilakukan dengan mudah asalkan dilakukan dengan langkah-langkah yang benar.

    Apa Itu Fitur Hapus Pesan WhatsApp?

    Mulai 2017, WhatsApp menghadirkan fitur “Delete for Everybody” atau “Hapus untuk Semua Orang”. Dengan fitur ini, pengguna bisa menghapus pesan yang sudah terkirim, baik di chat pribadi maupun grup, sehingga penerima tidak bisa lagi membacanya.

    Fitur ini berguna ketika seseorang salah kirim pesan, typo, atau tidak jadi menyampaikan sesuatu. Namun, bagi penerima, munculnya notifikasi “Pesan ini telah dihapus” justru sering menimbulkan rasa penasaran.

    Beberapa alasan mengapa orang ingin tahu isi pesan WA yang dihapus:

    • Takut melewatkan informasi penting
    • Rasa ingin tahu terhadap isi chat yang dibatalkan
    • Ingin memastikan apakah pesan yang dihapus relevan atau tidak

    Cara Melihat Pesan WA yang Sudah Dihapus Tanpa Aplikasi

    Bagi Anda yang tidak ingin repot mengunduh aplikasi tambahan, ada beberapa trik sederhana yang bisa dicoba.

    1. Melihat Notifikasi di HP

    Beberapa ponsel Android menyimpan riwayat notifikasi (notification log). Artinya, meskipun pesan sudah dihapus di WhatsApp, isinya masih bisa dilihat melalui log notifikasi.

    Buka Pengaturan → Notifikasi → Riwayat notifikasi. Aktifkan fitur ini jika belum menyala. Setiap kali ada pesan masuk, teksnya akan tersimpan meskipun sudah dihapus.

    2. Menggunakan Widget Notifikasi

    Beberapa ponsel menyediakan widget khusus notifikasi. Anda bisa menambahkan widget ini di layar utama untuk melihat element notifikasi WhatsApp yang sempat muncul.

    3. Cek Pesan Cadangan (Backup)

    Jika pesan sudah sempat masuk sebelum dihapus dan Anda rutin melakukan backup, pesan tersebut bisa saja tersimpan di backup harian WhatsApp. Cara ini akan lebih jelas diuraikan pada bagian khusus tentang backup.

    Cara Melihat Pesan WA yang Sudah Dihapus dengan Aplikasi Tambahan

    Jika fitur bawaan ponsel terasa terbatas, Anda bisa memanfaatkan aplikasi tambahan. Namun, ada disclaimer penting: gunakan aplikasi yang terpercaya, unduh dari Play Retailer atau App Retailer resmi, dan perhatikan izin akses yang diminta. Jangan sembarangan memberi izin yang bisa membahayakan privasi Anda.

    Beberapa aplikasi populer untuk melihat pesan WA yang sudah dihapus:

    • Notification Historical past Log

    Aplikasi ini menyimpan seluruh notifikasi yang masuk, termasuk pesan WA sebelum dihapus

    • WAMR (Get well Deleted Messages)

    Aplikasi khusus untuk merekam pesan yang dihapus, baik teks, foto, maupun video.

    • Notisave

    Bisa menyimpan notifikasi WhatsApp dan menampilkan isi pesan meskipun sudah ditarik kembali.

    Langkah umum melihat pesan WhatsApp yang sudah dihapus menggunakan aplikasi tambahan:

    1. Unduh aplikasi dari Play Retailer/App Retailer.
    2. Berikan izin notifikasi agar aplikasi bisa membaca pesan masuk.
    3. Setelah aktif, setiap pesan WA yang masuk akan disimpan otomatis.
    4. Jika pesan dihapus, Anda tetap bisa membacanya melalui aplikasi tersebut.

    Cara Melihat Pesan WA yang Dihapus Lewat Backup Chat

    Selain aplikasi pihak ketiga, cara lain adalah memanfaatkan fitur backup chat yang ada di WhatsApp.

    Menggunakan Google Pressure (Android)

    1. Pastikan WhatsApp Anda sudah terhubung dengan akun Google.
    2. Aktifkan backup harian/otomatis di Pengaturan → Chat → Cadangan chat.
    3. Jika pesan sempat masuk sebelum dihapus, kemungkinan besar sudah tersimpan di backup.
    4. Untuk memulihkannya, hapus aplikasi WhatsApp lalu instal kembali.
    5. Saat login, pilih opsi Repair untuk mengembalikan riwayat chat.

    Menggunakan iCloud (iPhone)

    1. Buka Pengaturan WhatsApp → Chat → Cadangan Chat.
    2. Pastikan backup iCloud aktif.
    3. Hapus dan instal ulang WhatsApp, lalu pilih Pulihkan Chat dari iCloud.

    Pointers agar lebih efektif:

    • Atur backup harian agar information selalu up to the moment.
    • Gunakan koneksi Wi-Fi agar proses backup cepat dan tidak menguras kuota.

    Pointers Aman Saat Menggunakan Aplikasi Tambahan

    Walaupun banyak aplikasi yang menawarkan cara melihat pesan WA yang sudah dihapus, ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan.

    • Risiko Akses Information. Aplikasi pihak ketiga biasanya meminta izin membaca notifikasi, bahkan penyimpanan. Jika aplikasi tidak terpercaya, information pribadi Anda bisa bocor.
    • Keamanan Privasi. Hindari aplikasi dari sumber tidak resmi karena rawan malware. Selalu gunakan aplikasi yang tersedia di Google Play Retailer atau App Retailer.
    • Jaga Privasi Akun WA. Jangan memberikan information login atau kode verifikasi WhatsApp ke aplikasi manapun. Ingat, WhatsApp tidak pernah meminta kode OTP melalui aplikasi lain.

    Saran: jika hanya sekadar penasaran, lebih baik gunakan fitur bawaan ponsel atau backup chat. Aplikasi tambahan sebaiknya hanya digunakan jika benar-benar diperlukan dan dari sumber resmi.

    FAQ

    • Apakah bisa melihat pesan WA yang dihapus tanpa aplikasi? Ya, bisa. Beberapa ponsel Android mendukung log notifikasi atau widget notifikasi yang menyimpan pesan.
    • Apakah iPhone bisa menampilkan pesan WA terhapus? Secara bawaan iPhone tidak memiliki log notifikasi, tapi pesan yang sudah sempat masuk bisa dipulihkan melalui backup iCloud.
    • Apakah aman menggunakan aplikasi untuk melihat pesan WA terhapus? Aman jika aplikasinya resmi dari Play Retailer/App Retailer dan tidak meminta akses berlebihan. Namun, tetap ada risiko kebocoran information jika asal mengunduh.

    Rasa penasaran terhadap pesan WhatsApp yang dihapus memang wajar. Untungnya, ada beberapa cara untuk mengakalinya. Anda bisa memanfaatkan log notifikasi, widget, backup chat, atau aplikasi tambahan. Setiap cara memiliki kelebihan dan risiko masing-masing.

    Jika ingin cara paling aman, prioritaskan fitur bawaan ponsel atau backup resmi WhatsApp. Gunakan aplikasi tambahan hanya dari sumber terpercaya, dan selalu ingat untuk menjaga privasi akun.

    Dengan memahami pilihan ini, Anda bisa lebih tenang dan tidak lagi bertanya-tanya ketika mendapati pesan yang sudah ditarik kembali. Jadi, sebelum terburu-buru menginstal aplikasi, cobalah dulu cara paling sederhana. Karena pada akhirnya, keamanan dan kenyamanan Anda saat menggunakan WhatsApp adalah yang utama.

    AXL Parfum

  • Platform Integrasi Multi Industri ESTA XLSMART Sasar Korporasi hingga UMKM

    Platform Integrasi Multi Industri ESTA XLSMART Sasar Korporasi hingga UMKM

    Bisnis.com, JAKARTA — Digitalisasi yang digalakkan di berbagai industri menyisakan sebuah ‘benang putus’, yang membuat jalannya operasional virtual menjadi rumit dan kurang mulus. PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) melalui  Undertaking Sensible Era & Automation (ESTA) yang dikelola di dalam negeri berusaha menjahit ‘benang putus’ tersebut.

    Leader Undertaking Trade Officer XLSMART Feby Sallyanto menjelaskan digitalisasi yang dilakukan di seluruh industri menyisakan pekerjaan rumah berupa integrasi multi aplikasi dan industri. Maksudnya, setiap pemain di industri vertikal saat ini menggunakan aplikasi yang berbeda-beda, sehingga untuk memantau pergerakan keseluruhan dalam satu papan pemantau (dashboard) belum dapat dilakukan dengan optimum.

    Dampaknya, pengambilan keputusan untuk menyelesaikan suatu masalah berjalan lebih lambat.

    “Selama ini ada satu benang putus yang tidak terkoneksi,” kata Febby kepada Bisnis Selasa (15/9/2025).

    Febby memberi contoh sebuah grup perusahaan kosmetik. Secara bisnis, perusahaan kosmetik tersebut bergerak di sektor manufaktur. Namun, untuk mengirimkan barang ke toko, maka perusahaan tersebut membutuhkan logistik dan transportasi, yang menggunakan platform berbeda dengan platform di manufaktur. Selama ini kedua sistem berjalan secara terpisah sehingga menyulitkan proses pemantauan.

    XLSMART, kata Febby, hadir melalui platform ESTA sebagai sistem yang dapat mengintegrasikan berbagai platform lintas sektor tersebut.

    Febby menuturkan dalam sebuah platform terdapat beberapa infrastruktur, misalkan server, garage, firewall dan yang lain-lain. ESTA akan melakukan kurasi dan mengintegrasi komponen-komponen tadi sehingga nantinya pada saat ada perusahaan di Indonesia yang butuh layanan komputasi perangkat tertentu, dapa dilakukan dengan mudah.

    “Dengan cloud yang ada di Indonesia ini, kami melihat bahwa value bisa jauh lebih efisien. Kedua, pemrosesan dan information garage itu adanya di Indonesia. Sehingga kekhawatiran penggunaan cloud terkait kedaulatan atau safety information diminimalisir,” kata Febby,

    Menggantikan Peran SDM? 

    AXL Parfum

  • Privy Siap Tadah Pendanaan Baru Tahun Depan, Jumlah Pelanggan Melonjak

    Privy Siap Tadah Pendanaan Baru Tahun Depan, Jumlah Pelanggan Melonjak

    Bisnis.com, JAKARTA — Privy, startup penyedia identitas virtual dan tanda tangan elektronik yang sah dan criminal, mencatatkan lonjakan pelanggan hingga 38 kali lipat selama pada 2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pencapaian ini membawa perusahaan dalam jalur memperoleh pendanaan baru.

    Leader Working Officer (COO) Privy Nitin Mathur mengungkapkan dalam setahun terakhir perusahaan mencatat peningkatan jumlah klien korporasi dari sekitar 4.000 lebih perusahaan pada 2023 menjadi lebih dari 155.000 pada 2024.

    Nitin menjelaskan bahwa pertumbuhan luar biasa tersebut didorong oleh dua segmen besar yaitu klien undertaking dan bisnis kecil-menengah (UKM). Dari sisi undertaking, Privy kini melayani sekitar 5.500 perusahaan besar. Namun, kontribusi utama justru datang dari sektor UKM.

    “Pertumbuhan paling signifikan berasal dari usaha kecil dan menengah. Mereka semakin sadar akan pentingnya virtual believe, apalagi di tengah maraknya isu deepfake dan transaksi virtual yang makin kompleks,” kata Nitin di Jakarta, Selasa (16/9/2025).

    Chief Operating Officer (COO) Privy Nitin Mathur
    Leader Working Officer (COO) Privy Nitin Mathur

    Salah satu faktor pendorong utama pertumbuhan tersebut, kata Nitin, adalah kerja sama dengan pemerintah. Privy menjadi mitra eksklusif dalam platform e-catalogue dan e-procurement nasional, yang memungkinkan pelaku bisnis skala kecil hingga menengah untuk mengadopsi layanan Privy secara masif.

    Nitin menekankan kehadiran Privy bukan sekadar wacana teknologi, melainkan menjawab masalah nyata berupa pemalsuan identitas melalui tanda tangan virtual. Pemalsuan ini turut berkontribusi atas sejumlah aktivitas ilegal yang tercatat merugikan negara hingga Rp142 triliun.

    “Kami menyelesaikan masalah serius. Virtual believe kini menjadi kebutuhan utama hampir di setiap transaksi bisnis. Itulah mengapa permintaan terhadap otoritas sertifikasi dan tanda tangan virtual melonjak pesat,” ujarnya.

    Pendanaan Baru di Depan Mata

    Privy terakhir kali menggalang pendanaan seri C pada 2022 sebesar Rp746 miliar dari investor international termasuk KKR dan Ventura Capital asal Amerika Serikat. Nitin menegaskan bahwa saat ini perusahaan kembali dalam proses untuk mengamankan putaran pendanaan berikutnya.

    “Kami telah bertemu dengan investor kami, dan sedang aktif menjajaki putaran pendanaan baru. Targetnya, kami bisa mendapatkan komitmen time period sheet pada akhir tahun ini, dengan rencana transaksi dan pencairan dana awal tahun depan,” jelasnya.

    Pendanaan baru ini, kata Nitin, akan digunakan untuk menopang ekspansi bisnis dan memperkuat ekosistem kepercayaan virtual di Indonesia.

    AXL Parfum

  • Cara Registrasi Kartu Telkomsel untuk Pengguna Baru dan Lama

    Cara Registrasi Kartu Telkomsel untuk Pengguna Baru dan Lama

    Bisnis.com, JAKARTA – Telkomsel adalah salah satu layanan supplier telekomunikasi yang terkenal dan terluas layanannya di Indonesia. Berikut cara registrasi kartu Telkomsel, baik untuk pengguna baru maupun pengguna lama yang akan registrasi ulang kartu Telkomselnya.

    Dilansir dari situs resminya, Telkomsel memiliki berbagai kartu perdana, yaitu Simpati, Telkomsel Prabayar, Telkomsel Halo, via.U, Orbit, Perdana Sakti, FreedomMAX, dan Lite.

    Telkomsel mewajibkan pelanggan untuk registrasi kartu sebelum memakai semua fasilitasnya. Hal itu diatur dalam peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (sekarang Menteri Komunikasi dan Virtual) Nomor 12 tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi yang berlaku sejak 4 Agustus 2016.

    Dilansir dari Komdigi, hal tersebut bertujuan untuk perlindungan konsumen dari penyalahgunaan information dan memudahkan penyediaan layanan.

     

    Registrasi kartu Telkomsel dapat dilakukan dengan beberapa metode seperti SMS atau kode dial. Namun terdapat perbedaan prosedur untuk registrasi baru dan registrasi ulang kartu Telkomsel.

    Cara Registrasi Baru Kartu Telkomsel Melalui SMS

    1. Buka aplikasi SMS/Pesan di ponsel.
    2. Ketik pesan dengan structure:
      REG NIK#NomorKK#
      Contoh: REG 1234567890123456#3201060401130027#
    3. Kirim ke 4444.
    4. Tunggu SMS balasan yang menyatakan registrasi berhasil.

    Cara Registrasi Baru Kartu Telkomsel Melalui Kode Dial

    1. Buka aplikasi telepon/panggilan di ponsel.
    2. Ketik *444# lalu tekan panggil.
    3. Pilih opsi “Registrasi”.
    4. Masukkan NIK dan KK.
    5. Ikuti instruksi selanjutnya hingga selesai.
    Baca Juga : 5 Cara Cek Umur Kartu Telkomsel, Seberapa Tua Nomor Anda?

    Cara Registrasi Ulang Kartu Telkomsel

    1. Buka aplikasi SMS/Pesan di ponsel.
    2. Ketik ULANGNIK#Nomor Kartu Keluarga#
      Contoh: ULANG 123456789098765#2345678910123456#
    3. Kirim SMS ke 4444
    4. Tunggu SMS balasan yang menyatakan registrasi berhasil.

    Cara Registrasi Ulang Kartu Telkomsel melalui Kode Dial

    1. Buka menu panggilan di HP kamu.
    2. Masukkan kode *444# dan klik ikon panggil.
    3. Pilih menu ‘2. Cek Standing Registrasi’.
    4. Masukan NIK kamu.
    5. Tunggu SMS dari 4444 berisi standing registrasi kartu.

    Setelah registrasi berhasil, pelanggan dapat menikmati berbagai fasilitas telekomunikasi dari Telkomsel.

     

    Penyebab Registrasi Kartu Telkomsel Gagal dan Solusinya

    Layout SMS Registrasi Salah

    Salah mengetik structure, misalnya kurang tanda pagar (#), spasi berlebihan, atau urutan information tidak sesuai. Pastikan structure registrasi benar dan sesuai, seperti:

    • Registrasi baru: REG(spasi)NIK#NomorKK# kirim ke 4444
    • Registrasi ulang: ULANG(spasi)NIK#NomorKK# kirim ke 4444

    NIK atau Nomor KK Tidak Legitimate

    Salah menuliskan NIK atau KK, dapat menyebabkan proses registrasi kartu gagal. Beberapa penyebab serupa seperti information NIK dan KK sudah tidak berlaku, atau belum sinkron dengan Dukcapil juga dapat menyebabkan gagal registrasi.

    Cek ulang nomor NIK dan KK sesuai KTP & KK asli. Jika masih gagal, hubungi Name Middle Dukcapil 1500-537 untuk memastikan information sudah aktif.

    Nomor Sudah Mencapai Batas Registrasi

    Satu NIK hanya bisa digunakan maksimal untuk 3 nomor prabayar. Jika Anda sudah mendaftarkan satu NIK untuk 3 kartu, sebaiknya hapus nomor lama yang sudah tidak aktif melalui GraPARI atau hubungi Telkomsel 188. Setelah itu, coba registrasi ulang nomor baru.

    Gangguan Jaringan atau Sistem Telkomsel

    Sistem sedang upkeep atau gangguan sementara dapat menyebabkan proses registrasi kartu gagal. Tunggu beberapa saat (1–2 jam) lalu coba registrasi ulang. Pastikan untuk menggunakan house dengan sinyal stabil (4G/LTE).

    Kartu SIM Tidak Terbaca di Ponsel

    Jika registrasi masih gagal, bisa jadi disebabkan oleh SIM card rusak atau tidak terbaca perangkat. Coba pasang SIM di ponsel lain. Jika tetap tidak terbaca, lakukan penggantian kartu di GraPARI.

    Information Kependudukan Belum Sinkron di Dukcapil

    Information baru (misalnya baru bikin KTP atau KK) belum masuk ke database Dukcapil dapat menyebabkan proses pendaftaran kartu gagal. Hubungi Dinas Dukcapil setempat agar information segera diperbarui. Setelah sinkron, coba registrasi ulang.

    Kesalahan Teknis Pengguna

    Salah nomor tujuan (4444), salah mengetik angka, atau pakai aplikasi SMS yang bermasalah. Gunakan aplikasi SMS bawaan HP, pastikan nomor tujuan benar: 4444, cek kembali NIK & KK sebelum kirim.

    (Stefanus Bintang)

    AXL Parfum

  • KChat Korika Bakal Dipakai di Perusahaan BUMN dan Lembaga Publik

    KChat Korika Bakal Dipakai di Perusahaan BUMN dan Lembaga Publik

    Bisnis.com, JAKARTA— Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (KORIKA) meluncurkan Korika Chat (KChat), sebuah platform Generative AI dengan kemampuan Agentic AI, yang bakal di perusahaan BUMN dan lembaga publik.

    Platform ini dirancang untuk mengakses dan mengelola informasi publik terverifikasi secara realtime.

    Presiden KORIKA, Hammam, mengatakan KChat merupakan simbol strategis sekaligus wujud kemandirian virtual bangsa.

    “KChat adalah wujud nyata kedaulatan virtual Indonesia,,” kata Hammam dalam peluncuran Korika Chat di Jakarta, Selasa (16/9/2025).

    Hammam menambahkan, KChat membuktikan anak bangsa mampu melahirkan teknologi berkelas dunia yang berpijak pada kebutuhan dan konteks Indonesia.

    KChat bisa diperuntukkan  untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan lembaga publik untuk memperkuat layanan publik, mempercepat proses birokrasi, serta menghadirkan transparansi regulasi.

    Misalnya, pemrosesan dokumen warga, otomatisasi regulasi, hingga onboarding pegawai.

    KChat juga ditujukan bagi perusahaan agar dapat mempercepat adopsi AI dengan template industri yang siap pakai sekaligus menghadirkan solusi kepatuhan (compliance) yang hemat biaya.

    Selain itu, platform ini dapat membantu karyawan dalam meningkatkan produktivitas, mempermudah manajemen pengetahuan, serta dapat diimplementasikan dengan cepat hanya dalam waktu satu minggu.

    KChat dirancang dengan prinsip privacy-first dan berbasis open-source. Seluruh information dapat disimpan serta dienkripsi secara aman di server klien, baik di server fisik, Digital Non-public Cloud (VPC), maupun cloud supplier.

    Dengan desain ini, organisasi tidak lagi bergantung pada supplier asing dan tetap dapat memastikan kepatuhan terhadap regulasi nasional.

    Selain itu, platform ini mampu menelusuri ribuan dokumen dari berbagai structure (PDF, Phrase, Excel, hingga information terbuka) serta merespons pertanyaan publik secara kontekstual, cepat, dan efisien.

    KChat juga dapat diakses melalui internet maupun WhatsApp, sehingga mendukung penyebaran informasi yang inklusif bagi masyarakat Indonesia yang mobile-first.

    Fitur utama KChat meliputi pendekatan privacy-first untuk melindungi information pengguna, manajemen foundation pengetahuan agar jawaban akurat, serta kapabilitas AI Agent yang memungkinkan integrasi dengan berbagai aplikasi.

    KChat juga dirancang fleksibel dengan deployment berbasis open-source, integrasi mudah melalui API, pencarian cerdas lintas sumber information, serta dukungan multi-LLM tanpa keterikatan supplier.

    Lebih jauh, KChat mendukung analisis multimodal yang mencakup teks, dokumen, audio, gambar, dan video, menyediakan UI whitelabel yang bisa disesuaikan, serta sepenuhnya mendukung Bahasa Indonesia untuk pengalaman interaksi yang herbal.

    Pengembangan KChat dilakukan bersama Datasaur AI, perusahaan international yang berfokus pada pengembangan massive language fashions (LLM). AI Product Supervisor & VP of Trade Construction (APAC) Datasaur AI, Timotius Devin, mengatakan keunggulan Korika Chat terletak pada kemampuannya sebagai AI Agent.

    “Korika Chat mampu berperan sebagai agen yang terhubung langsung dengan aplikasi lain, menjalankan fungsi tertentu, dan menghadirkan pengalaman chatbot yang konsisten,” ujarnya.

    AXL Parfum

  • Anggaran Rp12,6 Triliun Komdigi Psychological, Proyek BTS 3T Sebatas Pemeliharaan

    Anggaran Rp12,6 Triliun Komdigi Psychological, Proyek BTS 3T Sebatas Pemeliharaan

    Bisnis.com, JAKARTA— Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) menyarankan Kementerian Komunikasi dan Virtual (Komdigi) untuk mencari skema alternatif agar program pembangunan infrastruktur tidak terhambat.

    Ketua Umum Mastel, Sarwoto Atmosutarno menilai keterbatasan anggaran Komdigi akan berdampak pada berkurangnya alokasi untuk investasi di sektor virtual.

    Anggaran yang ditetapkan untuk Komdigi pada tahun depan sebesar Rp8 triliun sesuai hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar).

    Komdigi sebelumnya sempat mengusulkan tambahan anggaran Rp12,6 triliun. Jika disetujui, general kebutuhan anggaran Komdigi tahun anggaran 2026 seharusnya mencapai Rp20,3 triliun.

    “Mastel melihat pembatasan ini untuk pengeluaran konsumsi dan produksi [opex dan capex] fasilitas virtual yang ada dan sudah dibangun [satelit, BTS 4G, PDN],” kata Sarwoto kepada Bisnis pada Selasa (16/9/2025).

    Sarwoto menambahkan, dengan adanya pembatasan anggaran tersebut, pengeluaran untuk belanja modal atau investasi kemungkinan besar akan terpangkas. Akibatnya, tugas Komdigi atas kewajiban pelayanan umum seperti penyediaan web di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) hanya akan sebatas pemeliharaan.

    Sarwoto menambahkan, oleh karena itu Mastel menyarankan agar ekspansi infrastruktur GovTech, bila diperlukan, dapat dilakukan melalui kerja sama dengan penyelenggara swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

    Menurutnya Komdigi dapat membuka kesempatan kepada penyelenggara BUMN atau swasta dengan kompensasi non money dengan memanfaatkan kapasitas jaringan internetnya, knowledge heart, bahkan pembangunan aplikasinya.

    Menurutnya, kolaborasi dengan swasta maupun BUMN menjadi solusi yang realistis menghadapi keterbatasan fiskal pemerintah.

    “Kerja sama bentuk baru ini suatu keniscayaan untuk solusi keterbatasan anggaran yang ada,” kata Sarwoto.

    Selain itu, Mastel juga menilai perlu adanya evaluasi terhadap tata kelola manajemen kewajiban pelayanan umum atau Common Provider Legal responsibility (USO) dengan pendekatan baru yang lebih adaptif.

    Sarwoto menuturkan akselerasi diperlukan karena goal pertumbuhan ekonomi 8% tidak mungkin terjadi apabila virtual ekonomi tidak tumbuh minimum 16%. Perlu terobosan kebijakan dan regulasi.

    “Saatnya untuk meninjau ulang tata kelola manajemen kewajiban pelayanan umum atau dikenal dengan nama Common Provider Legal responsibility/USO untuk jaringan dan jasa web dengan pendekatan baru,” ungkapnya.

    Sebelumnya, Komdigi menghadiri rapat tertutup bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Senin (15/9/2025). Menteri Komunikasi dan Virtual Meutya Hafid mengungkapkan, rapat tersebut membahas pagu anggaran Komdigi yang ditetapkan sebesar Rp8 triliun sesuai hasil pembahasan Banggar.

    “[Anggaran Komdigi] Rp8 triliun, jadi tadi ini kurang lebih sama dengan pagu awal, kemudian menjadi pagu definitifnya,” kata Meutya usai rapat di Kompleks Parlemen, Senin (15/9/2025).

    Meskipun tidak mendapatkan tambahan anggaran, Meutya mengatakan pihaknya akan patuh pada keputusan Banggar. Dia menambahkan Komdigi juga akan segera menata ulang prioritas penggunaan anggaran agar program utama tetap dapat dijalankan.

    Beberapa program prioritas yang disiapkan antara lain pembangunan infrastruktur virtual, pengawasan ruang virtual yang aman untuk masyarakat, hingga komunikasi publik untuk mendukung ekosistem startup.

    Berdasarkan Buku II Nota Keuangan beserta RAPBN 2026, Komdigi mendapat alokasi sebesar Rp8,08 triliun. Angka tersebut lebih rendah dibanding outlook 2025 yang mencapai Rp9,52 triliun.

    AXL Parfum

  • Komdigi: Tanpa Bandwidth Tinggi dan Latensi Rendah Layanan AI Sulit Bekerja

    Komdigi: Tanpa Bandwidth Tinggi dan Latensi Rendah Layanan AI Sulit Bekerja

    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Virtual (Komdigi) mengungkap pengembangan ekosistem kecerdasan artifisial (synthetic intelligence/AI) di Indonesia masih menghadapi tantangan besar, mulai dari kecepatan web yang belum optimum, latensi tinggi, ketersediaan energi bersih, hingga keamanan virtual.

    Direktur Jenderal Ekosistem Virtual Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menekankan konektivitas masih menjadi pekerjaan rumah utama Indonesia untuk bisa bersaing dengan negara lain dalam penerapan AI.

    “Tantangannya? Bandwidth tinggi dan latency rendah. Tanpa ini layanan AI real-time masih seperti telemedicine, sistem kendali otomatis, dan prediksi bencana tidak akan bisa berjalan lancar,” kata Edwin dalam acara AI Innovation Summit 2025 di Jakarta pada Selasa (16/9/2025).

    Edwin mengakui, dibandingkan negara maju, kualitas konektivitas Indonesia masih jauh tertinggal. “Jadi memang ini challenge-nya kita, kita sekarang konektivitas kita, speed-nya masih sangat kurang dibandingkan negara-negara maju. Ini adalah mission kita bagaimana kita bisa meningkatkan kehandalan infrastruktur kita,” imbuhnya.

    Untuk menjawab tantangan tersebut, Komdigi juga tengah mengembangkan Inexperienced Enabling Supergrid, yaitu jaringan energi information terintegrasi yang mendukung puluhan ribu titik akses di seluruh nusantara.

    Edwin menekankan isu utama bukan hanya soal konektivitas, melainkan juga ketersediaan pasokan energi yang andal, bersih, dan berkelanjutan. Menurutnya, teknologi AI membutuhkan listrik yang harus bersumber dari energi ramah lingkungan.

    Selain itu, Edwin mengatakan isu keamanan virtual juga tetap menjadi ujian terberat dalam pengembangan AI. Menurut CISO Record, 86% pemimpin bisnis melaporkan insiden keamanan terkait AI dalam 12 bulan terakhir.

    Knowledge menunjukkan lebih dari 21.000 character Indonesia mengalami kebocoran information dan 89.110 catatan information yang bocor telah dilaporkan.

    “Dan ini adalah ancaman nyata terhadap privasi, kebutuhan publik, dan stabilitas ekonomi nasional. Kita tidak bisa mengizinkan AI tumbuh tanpa pelindung. Karena teknologi yang cerdas tidak akan aman. Bisa menjadi senjata ganda,” kata Edwin.

    Sebagai langkah mitigasi, Komdigi sedang menyiapkan kerangka manajemen AI yang mendorong adopsi standar internasional, sekaligus pendekatan berbasis risiko yang dituangkan dalam panduan etik AI.

    “Pendekatan berbasis risiko dituangkan secara ringkas pada panduan etik kecerdasan artifisial yang membagi risiko kecerdasan artifisial menjadi tiga kategori, yaitu risiko tidak diterima, risiko tinggi, dan juga risiko minimum atau rendah,” kata Edwin.

    Sebagai informasi, Komdigi tengah menyiapkan dua aturan utama yang bakal menjadi fondasi regulasi kecerdasan artifisial di Indonesia. Kedua aturan tersebut adalah Buku Peta Jalan AI Nasional dan Pedoman Etika AI, yang kabarnya meluncur pada September ini.

    AXL Parfum