Blog

  • Komdigi Pastikan Roadmap dan Pedoman Etika AI Meluncur Bulan Ini

    Komdigi Pastikan Roadmap dan Pedoman Etika AI Meluncur Bulan Ini

    Bisnis.com, JAKARTA— Kementerian Komunikasi dan Virtual (Komdigi) menyiapkan dua aturan utama yang bakal menjadi fondasi regulasi kecerdasan artifisial (synthetic intelligence/AI) di Indonesia.

    Kedua aturan tersebut adalah Buku Peta Jalan AI Nasional dan Pedoman Etika AI, yang dijadwalkan meluncur pada September ini.

    Direktur Jenderal Ekosistem Virtual Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, mengatakan pemerintah telah merancang Buku Putih Peta Jalan AI Nasional, sebuah dokumen strategis yang tidak hanya mengarahkan pengembangan AI secara teknis, juga memastikan selaras dengan nilai nasional, konstitusi, dan tujuan pembangunan berkelanjutan.

    “Dokumen ini merumuskan visi strategis yang mencakup empat space fokus memperkuat pemangku kepentingan, membangun kapasitas inovasi, mengurangi risiko dan memastikan pertumbuhan yang inklusif,” kata Edwin dalam acara AI Innovation Summit 2025 di Jakarta pada Selasa (16/9/2025).

    Edwin mengatakan terdapat 10 bidang prioritas pengembangan AI dalam peta jalan tersebut, yakni ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan keuangan, reformasi birokrasi, politik-hukum-keamanan, energi-sumber daya-lingkungan, perumahan, transportasi-logistik-infrastruktur, serta seni-budaya-ekonomi kreatif.

    Edwin mengungkapkan, dalam implementasi roadmap ini pemerintah telah merancang sistem yang menyeluruh, mulai dari pemberdayaan pemangku kepentingan hingga mitigasi risiko.

    Tidak hanya itu, Edwin mengungkapkan  Pemerintah juga menyiapkan Pedoman Etika AI.

    Dia menyebut aturan ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek transparansi, akuntabilitas, dan keamanan information, tetapi juga mencakup prinsip-prinsip inti seperti inklusivitas, kemanusiaan, keselamatan, aksesibilitas, perlindungan information pribadi, keberlanjutan, serta hak kekayaan intelektual.

    Dia menambahkan, pedoman ini dirancang agar setiap algoritma yang dikembangkan di Indonesia bukan hanya efisien, tetapi juga adil dan tidak menyingkirkan pihak manapun. Kendati demikian, Edwin menyadari untuk membangun ekosistem AI bukan tanpa tantangan.

    “AI walaupun dia menentukan masa depan, tapi kita harus jujur bahwa membangun ekosistem AI tidak mudah. Banyak tantangan, kita membutuhkan fondasi yang kokoh, perlindungan yang tegas dan manajemen risiko yang cerdas,” katanya.

    Tantangan

    Salah satu tantangan utama adalah infrastruktur. Edwin mencontohkan, AI Workbench, Nationwide Information Hub, hingga Compute Spine berbasis HPC, cloud, GPU, dan TPU harus didukung konektivitas handal dengan bandwidth tinggi dan latency rendah.

    Oleh sebab itu, lanjut Edwin, pemerintah juga menyiapkan Inexperienced Enabling Supergrid, jaringan energi information terintegrasi yang mendukung ribuan titik akses di seluruh nusantara. Hal ini dilakukan untuk memastikan pasokan energi ramah lingkungan bagi kebutuhan AI yang semakin besar.

    Tantangan lainnya ada pada aspek keamanan virtual. Edwin mengutip laporan CISO Record yang menyebut 86% pemimpin bisnis melaporkan insiden keamanan terkait AI dalam 12 bulan terakhir.

    “Information menunjukkan lebih dari 21.000 character Indonesia mengalami kebocoran information dan 89.110 catatan information yang bocor telah dilaporkan. Ini ancaman nyata terhadap privasi, kebutuhan publik, dan stabilitas ekonomi nasional. Kita tidak bisa mengizinkan AI tumbuh tanpa pelindung, karena teknologi yang cerdas tidak akan aman. Bisa menjadi senjata ganda,” katanya.

    Dia menegaskan Pemerintah pun tengah membangun kerangka manajemen AI komprehensif dengan mendorong adopsi standar internasional, serta membagi kategori risiko AI menjadi tiga: tidak diterima, tinggi, dan rendah. Ke depan, roadmap strategis AI ini akan dijalankan mulai 2025 hingga 2029 sebagai fondasi utama ekosistem AI nasional.

    “Saya yakin dengan komitmen, kerjasama lintas sektor, dan kepemimpinan yang kuat, kita akan berhasil membangun ekosistem AI yang kuat, transparan, dan berkelanjutan untuk semua rakyat Indonesia,” tutup Edwin.

    AXL Parfum

  • Riset: Warga RI Suka Belanja di E-Trade karena Murah dan Mudah

    Riset: Warga RI Suka Belanja di E-Trade karena Murah dan Mudah

    Bisnis.com, JAKARTA – Riset terbaru YouGov mengungkapkan e-commerce Indonesia berada di peringkat kedua sebagai pasar paling dinamis di dunia dalam hal preferensi belanja bold (on-line) dari overall 55 pasar international – di bawah China dan di atas India.

    Alasan utama konsumen Indonesia lebih memilih belanja on-line dibanding toko fisik adalah: harga lebih murah (68%), lebih banyak pilihan (57%), promo/deal/sale (48%), lebih mudah/nyaman (47%), dan layanan pengiriman (46%).

    Basic Supervisor YouGov Indonesia & India Edward Hutasoit mengatakan pertumbuhan transaksi dan pengguna berjalan beriringan dengan perubahan preferensi konsumen.

    “Konsumen kini lebih cerdas, lebih selektif, dan menuntut price for cash lebih besar, kecepatan pengiriman, serta personalisasi lebih baik. Platform dan penjual harus cepat beradaptasi untuk memenuhi ekspektasi ini,” ujar Edward dalam siaran pers, Selasa (16/9/2025).

    Market tetap menjadi kanal utama penemuan produk, sedangkan preferensi kanal kedua berbeda menurut generasi; Gen Z mengandalkan influencer, Millennials pada ulasan produk, dan Gen X pada rekomendasi keluarga atau teman.

    Riset tersebut menyebutkan 2 hal yang menjadi faktor berpengaruh. Pertama, price for cash. Worth for cash tidak lagi sekadar harga murah. Namun, konsumen mempertimbangkan harga produk, ongkos kirim, kecepatan pengiriman, serta keseluruhan pengalaman belanja.

    YouGove menemukan 2 dari 3 konsumen menyebut ongkos kirim tinggi dan waktu pengiriman lama sebagai kekhawatiran utama. Lalu, 79% konsumen on-line selalu mencari promo saat berbelanja, dengan free of charge ongkir sebagai insentif paling dicari sekaligus jawaban atas kekhawatiran utama mereka.

    Sebanyak 1 dari 4 konsumen juga merasa algoritma rekomendasi produk masih belum sesuai selera, meski mereka lebih responsif terhadap iklan yang dipersonalisasi.

    Kedua, video. Riset YouGov menyebut konsumsi video on-line di Indonesia sangat tinggi, dengan video pendek bertema hiburan, komedi, dan kuliner sebagai style paling digemari.

    Adapun, preferensi konten berbeda menurut generasi. gen Z memiliki preferensi fesyen dan kecantikan setelah hiburan/komedi; gen X kesehatan dan kebugaran setelah hiburan dan kuliner; serta millennials bisnis dan keuangan.

    Bagi platform e-commerce dan emblem, konten video disebut dapat menjadi kanal pemasaran yang efektif.

    Misalnya, konten kuliner untuk promosi bahan makanan/peralatan dapur; konten fesyen dan kecantikan untuk produk market untuk gen Z; dan konten finansial untuk produk gaya hidup dan kebutuhan sehari-hari

    “Seiring dengan konsumen Indonesia semakin nyaman berbelanja on-line, emblem dan platform harus terus berevolusi. Survei ini dirancang untuk membantu mereka menghadirkan pengalaman belanja yang non-public dan relevan, menyesuaikan strategi dengan perilaku tiap generasi, serta mengintegrasikan konten kreatif sebagai sarana pemasaran,” tutup Edward.

    AXL Parfum

  • Anggaran Rp12,6 Triliun Komdigi Psychological, Proyek BTS 3T Sebatas Pemeliharaan

    Anggaran Rp12,6 Triliun Komdigi Psychological, Proyek BTS 3T Sebatas Pemeliharaan

    Bisnis.com, JAKARTA— Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) menyarankan Kementerian Komunikasi dan Virtual (Komdigi) untuk mencari skema alternatif agar program pembangunan infrastruktur tidak terhambat.

    Ketua Umum Mastel, Sarwoto Atmosutarno menilai keterbatasan anggaran Komdigi akan berdampak pada berkurangnya alokasi untuk investasi di sektor virtual.

    Anggaran yang ditetapkan untuk Komdigi pada tahun depan sebesar Rp8 triliun sesuai hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar).

    Komdigi sebelumnya sempat mengusulkan tambahan anggaran Rp12,6 triliun. Jika disetujui, general kebutuhan anggaran Komdigi tahun anggaran 2026 seharusnya mencapai Rp20,3 triliun.

    “Mastel melihat pembatasan ini untuk pengeluaran konsumsi dan produksi [opex dan capex] fasilitas virtual yang ada dan sudah dibangun [satelit, BTS 4G, PDN],” kata Sarwoto kepada Bisnis pada Selasa (16/9/2025).

    Sarwoto menambahkan, dengan adanya pembatasan anggaran tersebut, pengeluaran untuk belanja modal atau investasi kemungkinan besar akan terpangkas. Akibatnya, tugas Komdigi atas kewajiban pelayanan umum seperti penyediaan web di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) hanya akan sebatas pemeliharaan.

    Sarwoto menambahkan, oleh karena itu Mastel menyarankan agar ekspansi infrastruktur GovTech, bila diperlukan, dapat dilakukan melalui kerja sama dengan penyelenggara swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

    Menurutnya Komdigi dapat membuka kesempatan kepada penyelenggara BUMN atau swasta dengan kompensasi non money dengan memanfaatkan kapasitas jaringan internetnya, knowledge heart, bahkan pembangunan aplikasinya.

    Menurutnya, kolaborasi dengan swasta maupun BUMN menjadi solusi yang realistis menghadapi keterbatasan fiskal pemerintah.

    “Kerja sama bentuk baru ini suatu keniscayaan untuk solusi keterbatasan anggaran yang ada,” kata Sarwoto.

    Selain itu, Mastel juga menilai perlu adanya evaluasi terhadap tata kelola manajemen kewajiban pelayanan umum atau Common Provider Legal responsibility (USO) dengan pendekatan baru yang lebih adaptif.

    Sarwoto menuturkan akselerasi diperlukan karena goal pertumbuhan ekonomi 8% tidak mungkin terjadi apabila virtual ekonomi tidak tumbuh minimum 16%. Perlu terobosan kebijakan dan regulasi.

    “Saatnya untuk meninjau ulang tata kelola manajemen kewajiban pelayanan umum atau dikenal dengan nama Common Provider Legal responsibility/USO untuk jaringan dan jasa web dengan pendekatan baru,” ungkapnya.

    Sebelumnya, Komdigi menghadiri rapat tertutup bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Senin (15/9/2025). Menteri Komunikasi dan Virtual Meutya Hafid mengungkapkan, rapat tersebut membahas pagu anggaran Komdigi yang ditetapkan sebesar Rp8 triliun sesuai hasil pembahasan Banggar.

    “[Anggaran Komdigi] Rp8 triliun, jadi tadi ini kurang lebih sama dengan pagu awal, kemudian menjadi pagu definitifnya,” kata Meutya usai rapat di Kompleks Parlemen, Senin (15/9/2025).

    Meskipun tidak mendapatkan tambahan anggaran, Meutya mengatakan pihaknya akan patuh pada keputusan Banggar. Dia menambahkan Komdigi juga akan segera menata ulang prioritas penggunaan anggaran agar program utama tetap dapat dijalankan.

    Beberapa program prioritas yang disiapkan antara lain pembangunan infrastruktur virtual, pengawasan ruang virtual yang aman untuk masyarakat, hingga komunikasi publik untuk mendukung ekosistem startup.

    Berdasarkan Buku II Nota Keuangan beserta RAPBN 2026, Komdigi mendapat alokasi sebesar Rp8,08 triliun. Angka tersebut lebih rendah dibanding outlook 2025 yang mencapai Rp9,52 triliun.

    AXL Parfum

  • Komdigi: Tanpa Bandwidth Tinggi dan Latensi Rendah Layanan AI Sulit Bekerja

    Komdigi: Tanpa Bandwidth Tinggi dan Latensi Rendah Layanan AI Sulit Bekerja

    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Virtual (Komdigi) mengungkap pengembangan ekosistem kecerdasan artifisial (synthetic intelligence/AI) di Indonesia masih menghadapi tantangan besar, mulai dari kecepatan web yang belum optimum, latensi tinggi, ketersediaan energi bersih, hingga keamanan virtual.

    Direktur Jenderal Ekosistem Virtual Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menekankan konektivitas masih menjadi pekerjaan rumah utama Indonesia untuk bisa bersaing dengan negara lain dalam penerapan AI.

    “Tantangannya? Bandwidth tinggi dan latency rendah. Tanpa ini layanan AI real-time masih seperti telemedicine, sistem kendali otomatis, dan prediksi bencana tidak akan bisa berjalan lancar,” kata Edwin dalam acara AI Innovation Summit 2025 di Jakarta pada Selasa (16/9/2025).

    Edwin mengakui, dibandingkan negara maju, kualitas konektivitas Indonesia masih jauh tertinggal. “Jadi memang ini challenge-nya kita, kita sekarang konektivitas kita, speed-nya masih sangat kurang dibandingkan negara-negara maju. Ini adalah mission kita bagaimana kita bisa meningkatkan kehandalan infrastruktur kita,” imbuhnya.

    Untuk menjawab tantangan tersebut, Komdigi juga tengah mengembangkan Inexperienced Enabling Supergrid, yaitu jaringan energi information terintegrasi yang mendukung puluhan ribu titik akses di seluruh nusantara.

    Edwin menekankan isu utama bukan hanya soal konektivitas, melainkan juga ketersediaan pasokan energi yang andal, bersih, dan berkelanjutan. Menurutnya, teknologi AI membutuhkan listrik yang harus bersumber dari energi ramah lingkungan.

    Selain itu, Edwin mengatakan isu keamanan virtual juga tetap menjadi ujian terberat dalam pengembangan AI. Menurut CISO Record, 86% pemimpin bisnis melaporkan insiden keamanan terkait AI dalam 12 bulan terakhir.

    Knowledge menunjukkan lebih dari 21.000 character Indonesia mengalami kebocoran information dan 89.110 catatan information yang bocor telah dilaporkan.

    “Dan ini adalah ancaman nyata terhadap privasi, kebutuhan publik, dan stabilitas ekonomi nasional. Kita tidak bisa mengizinkan AI tumbuh tanpa pelindung. Karena teknologi yang cerdas tidak akan aman. Bisa menjadi senjata ganda,” kata Edwin.

    Sebagai langkah mitigasi, Komdigi sedang menyiapkan kerangka manajemen AI yang mendorong adopsi standar internasional, sekaligus pendekatan berbasis risiko yang dituangkan dalam panduan etik AI.

    “Pendekatan berbasis risiko dituangkan secara ringkas pada panduan etik kecerdasan artifisial yang membagi risiko kecerdasan artifisial menjadi tiga kategori, yaitu risiko tidak diterima, risiko tinggi, dan juga risiko minimum atau rendah,” kata Edwin.

    Sebagai informasi, Komdigi tengah menyiapkan dua aturan utama yang bakal menjadi fondasi regulasi kecerdasan artifisial di Indonesia. Kedua aturan tersebut adalah Buku Peta Jalan AI Nasional dan Pedoman Etika AI, yang kabarnya meluncur pada September ini.

    AXL Parfum

  • Prediksi Harga iPhone 17 di Indonesia, Siapkan Uang Segini

    Prediksi Harga iPhone 17 di Indonesia, Siapkan Uang Segini

    Bisnis.com, JAKARTA – Berikut adalah prediksi harga iPhone 17 di Indonesia.

    Apple telah secara resmi merilis iPhone 17 sequence di pasar world pada 9 September 2025 kemarin.

    Setelah diresmikan secara world, kini pencinta produk iPhone tinggal menunggu waktu iPhone 17 sequence akan tiba di Indonesia.

    Dilansir dari Antaranews, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan produk terbaru Apple, iPhone 17 bisa mulai dipasarkan di Indonesia pada awal Oktober 2025.

    Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kemenperin, Heru Kustanto ditemui di Jakarta, Kamis, menyatakan hal itu karena pihak Apple sebelumnya sudah mengajukan berkas untuk memperoleh sertifikat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) iPhone 17, dan menyatakan sertifikat tersebut akan terbit pada Kamis malam ini.

    Setelah mendapatkan sertifikat TKDN dari Kemenperin, Heru menjelaskan pihak Apple mesti mengantongi izin edar dari Kementerian Komunikasi dan Virtual (Komdigi) dan Perizinan Impor (PI) dari Kementerian Perdagangan.

    “Paling cepat tiga minggu,” ucapnya, seperti dilansir dari Antaranews.

    “Awal Oktober barangnya udah ada di Indonesia,” katanya lagi.

    Harga iPhone 17 Collection

    Saat ini, iPhone 17 masih dijual secara world alias belum masuk ke Indonesia. Harga di bawah ini adalah harga world.

    Akan tetapi, harga iPhone 17 sequence di Indonesia diprediksi tak akan jauh beda dari harga di bawah ini.

    iPhone 17 256GB: 799 greenback AS atau Rp13 jutaan

    iPhone 17 512GB: 999 greenback AS atau Rp 16,4 juta

    iPhone 17 Air 256GB: 999 greenback AS atau Rp16,4 juta

    iPhone 17 Air 512GB: 1.199 greenback AS atau Rp19,7 juta

    iPhone 17 Air 1 TB: 1.399 greenback AS atau Rp23 juta

    iPhone 17 Professional 256GB: 1.099 greenback AS atau Rp18 jutaan

    iPhone 17 Professional 512GB: 1.299 greenback AS atau Rp21,3 juta

    iPhone 17 Professional 1 TB: 1.499 greenback AS atau Rp24,6 juta

    iPhone 17 Professional Max 256GB: 1.199 greenback AS atau Rp19,7 juta

    iPhone 17 Professional Max 512GB: 1.399 greenback AS atau Rp23 jutaan

    iPhone 17 Professional Max 1TB: 1.599 greenback AS atau Rp26,3 juta

    iPhone 17 Professional Max 2TB: 1.999 greenback AS atau Rp32,8 juta

    AXL Parfum

  • Yandex Ekspansi ke Indonesia, Bawa Fitur Pencarian Berbasis AI

    Yandex Ekspansi ke Indonesia, Bawa Fitur Pencarian Berbasis AI

    Bisnis.com, JAKARTA—  Perusahaan teknologi international, Yandex, resmi meluncurkan layanan pencarian berbasis kecerdasan buatan (AI) yang kini hadir dengan dukungan penuh bahasa Indonesia.

    Layanan tersebut dapat diakses secara free of charge melalui halaman utama yandex.com.

    CEO Yandex Seek Global, Alexander Popovskiy, mengatakan Yandex Seek dengan AI tidak hanya menampilkan daftar tautan, tetapi mampu menyajikan jawaban terperinci, ringkasan informasi dari berbagai sumber terpercaya, serta dilengkapi dengan tautan referensi agar pengguna dapat memverifikasi fakta secara mandiri.

    “Mesin pencarian trendy sudah tidak bisa lagi sekedar menampilkan deretan tautan tetapi juga harus bisa memahami intensi pengguna, memberikan jawaban yang komprehensif sekaligus mencerminkan budaya dan konteks lokal,” kata Alexander dalam acara AI Innovation Summit (AIIS) 2025 di Jakarta pada Selasa (16/9/2025).

    Yandex Seek dengan AI diklaim memiliki kelebihan dalam menjawab pertanyaan kompleks yang hanya bisa dijawab dengan menggunakan lebih dari satu sumber.

    Pengguna dapat mengajukan pertanyaan seperti percakapan alami, sehingga mereka pun menjadi lebih mudah mengajukan pertanyaan berdasarkan apa yang mereka pertama pikirkan. Kemudian layanan ini akan mengolah proses pencarian secara efisien.

    Sejumlah contoh pertanyaan yang kompleks ini antara lain adalah pertanyaan tentang peninggalan Raden Saleh, makna budaya wayang kulit, atau apa yang membuat hidangan rendang unik.

    Selain itu, AI Yandex juga mendukung tugas multi-langkah (multi-step) dengan konteks yang lebih kaya. Misalnya, membantu pengguna merencanakan liburan keluarga ke Raja Ampat atau menemukan air terjun tersembunyi terbaik di Bali.

    Untuk memperluas eksplorasi, pengguna bisa mengaktifkan mode percakapan AI secara guide melalui tab khusus di bawah kolom pencarian. Mode ini memungkinkan pertanyaan lanjutan tetap terhubung dengan konteks awal percakapan.

    Menurut Popovskiy, tujuan peluncuran fitur ini adalah memangkas waktu yang dibutuhkan pengguna dalam mengambil keputusan.

    “Sekaligus mendorong transformasi cara masyarakat Indonesia mencari informasi dan belajar di generation virtual,” katanya.

    Sejalan dengan peluncuran tersebut, pemerintah Indonesia pun memberikan apresiasi.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut langkah Yandex sebagai dukungan nyata terhadap ekosistem virtual nasional.

    “Kecerdasan artifisial merupakan pilar kunci bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan transformasi virtual Indonesia. Kami menyambut baik inisiatif dari Yandex, yang tidak hanya membawa teknologi kelas dunia ke Indonesia tetapi juga berfokus pada pengembangan talenta virtual lokal. Kontribusi ini secara langsung mendukung tujuan kami untuk menciptakan ekonomi yang kompetitif dan inovatif di masa depan,” tutur Airlangga.

    AXL Parfum

  • Tencent International Virtual Ecosystem Summit 2025: AI Mins – Hunyuan three-D Dipamerkan

    Tencent International Virtual Ecosystem Summit 2025: AI Mins – Hunyuan three-D Dipamerkan

    Bisnis.com, SHENZHEN — Raksasa teknologi dari China, Tencent Holdings, memamerkan beragam produk berbasis kecerdasan buatan (AI) termutakhir dalam ajang Tencent Virtual International Ecosystem Summit 2025. Salah satunya, AI Mins.

    Senior Government Vice-President of Tencent and CEO of Cloud & Sensible Industries Workforce Dowson Tong mengatakan bahwa produk kecerdasan buatan (AI) yang dibangun Tencent mengacu prinsip berpusat pada manusia.

    Dengan type itu, dia melanjutkan AI yang dibangun mudah digunakan, memenuhi kebutuhan, sehingga mampu meningkatkan efisiensi kerja.

    Dowson menuturkan salah satu produk terbarunya adalah AI Mins yang berfungsi sebagai sekretaris digital, memberikan ringkasan terkini dengan pembaruan setiap dua menit.

    Produk Tencent Be told Percentage juga dipamerkan untuk mendukung perusahaan dalam manajemen pengetahuan, pengembangan budaya perusahaan, komunikasi interior, dan pelatihan karyawan.

    Terbaru, Hunyuan three-D 3.0, Hunyuan three-D AI, dan Hunyuan three-D Studio yang dilengkapi dengan kapabilitas generasi three-D mutakhir untuk kreator dan pengembang di industri media dan gim.

    Fashion AI Hunyuan sepenuhnya mengadopsi pengembangan open-source sehingga mendukung lebih dari 30 bahasa, bersama dengan kapabilitas generasi multimodal komprehensif serta alat untuk konten gambar, video, dan three-D.

    “Tencent Hunyuan telah diluncurkan lebih dari satu tahun dan kini sudah menjadi aplikasi ‘AI local’ dengan DAU [daily active users] tiga besar di China,” katanya dalam Tencent International Virtual Ecosystem Summit 2025 yang berlokasi di Shenzhen International Exhibition & Conference Heart Provinsi Guangdong, China pada Selasa (16/9/2025).

    Sebaliknya, aplikasi AI Local dari Tencent yaitu Tencent Yuanbao adalah asisten yang dibangun untuk meningkatkan efisiensi kerja dan belajar.

    Produk itu mendukung enter suara yang nyaman dengan pencarian terintegrasi di seluruh ekosistem Tencent.

    Selama Tencent International Virtual Ecosystem Summit, mitra world Tencent ikut terlibat sebagai pembicara termasuk Converge Knowledge and Communications Generation Answers, DANA, e& UAE, Hong Kong Jockey Membership, Fusion Financial institution, GoTo Workforce, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Miniclip, MUFG Financial institution (China), Prosus, True IDC, dan lainnya. Tencent merupakan raksasa teknologi dan gim yang juga memiliki layanan Wechat dan QQ yang sudah diunduh lebih dari 1,4 miliar pengguna.

    Dowson memaparkan sejumlah produk Tencent antara lain Platform Pengembangan Agen 3.0 (ADP) yang memungkinkan perusahaan menghasilkan dan mengintegrasikan AI ke dalam alur kerja.

    ADP untuk skenario seperti layanan pelanggan, pemasaran, manajemen inventaris, penelitian, dan lainnya.

    Selain itu, AI Infra “Agent Runtime” juga diluncurkan guna menyediakan infrastruktur yang kuat dalam membangun dan mengoperasikan agen AI.

    Tencent juga menawarkan aplikasi SaaS+AI yang ditingkatkan yaitu layanan audio dan video terkini, cloud reside streaming, rapid messaging, dan pemrosesan media.

    SaaS+AI bisa dipakai industri e-commerce, gim, pendidikan, hiburan, keuangan, kesehatan, dan perusahaan yang membutuhkan efek audio-visual.

    “Aplikasi AI yang benar-benar dapat digunakan dan praktis mendorong efisiensi industri, sementara internasionalisasi membuka peluang pertumbuhan baru,” paparnya.

    Dowson juga menegaskan Tencent juga memiliki Tencent Conferences sebagai produk yang membantu perusahaan dalam melakukan rapat dengan menampilkan Asisten AI, Rekaman Cerdas dan Terjemahan Actual-time untuk membantu lebih dari 28 juta pengguna aktif layanan tersebut.

    AXL Parfum

  • Cara Lacak Handphone Hilang Menggunakan Electronic mail, Ikuti Langkah-langkahnya

    Cara Lacak Handphone Hilang Menggunakan Electronic mail, Ikuti Langkah-langkahnya

    Bisnis.com, JAKARTA – Handphone yang hilang membuat aktivitas kita menjadi berhenti, terlebih sekarang handphone genggam bukan sekadar alat komunikasi saja, namun bisa untuk bekerja, bertransaksi dan menyimpan kenangan dan dokumen penting.

    Namun, jangan khawatir, handphone yang hilang bisa ditemukan dengan akun Gmail. Caranya cukup sederhana, karena perlu login ke akun Gmail anda di perangkat lain.

    Dilansir dari komunitas Google, cara menemukan handphone dengan akun Gmail adalah seperti berikut:

    1. Buka aplikasi chrome pada perangkat gawai yang lain. Bisa dengan hp, pill, maupun PC/pc
    2. Buka situs MyAccount Google
    3. Login akun Gmail dengan memasukkan alamat e-mail yang tersimpan dalam handphone Anda yang hilang, kemudian masukkan juga passwordnya
    4. Selanjutnya, klik tipe atau nama handphone Anda yang hilang
    5. Kemudian, Google akan melacak lokasi handphone Anda yang hilang
    6. Pada layar akan muncul peta dengan perkiraan titik lokasi ponsel. Lokasi yang ditunjukkan merupakan perkiraan. Selain itu, ditampilkan juga tipe hp, lengkap dengan waktu terakhir hp diaktifkan dan persentase sisa baterai.
    7. Sementara pada hp yang dicari tersebut nantinya akan mendapatkan notifikasi pada layar.

    Pada tampilan In finding My Instrument, Anda dapat melakukan beberapa aksi untuk Handphone yang hilang, seperti “Play Sound” untuk memutar suara keras dan “Protected Instrument” untuk mengamankan handphone yang hilang.

    Dalam fitur Protected Instrument, handphone yang hilang dapat dikunci layarnya dari jarak jauh dengan PIN, pola, atau kata sandi, bahkan mengeluarkan akun e-mail Google. Selain itu, dengan fitur ini, Anda dapat mengirim pesan dan nomor kontak khusus ke layar kunci agar seseorang dapat mengembalikan perangkat Anda.

    Perlu diingat, fitur ini hanya berfungsi jika GPS atau Location Carrier, dan web ponsel dalam keadaan aktif dan akun Gmail masih terhubung di perangkat. Selain itu, jika handphone benar-benar hilang atau dicuri, sebaiknya segera melapor kepada pihak berwenang agar proses pencarian dan keamanan information lebih terjamin.

    AXL Parfum

  • Perjalanan TikTok, dari Sempat Diblokir di Indonesia hingga Batal Tutup di AS

    Perjalanan TikTok, dari Sempat Diblokir di Indonesia hingga Batal Tutup di AS

    Bisnis.com, JAKARTA— TikTok melewati perjalanan panjang sejak diluncurkan, mulai dari sempat diblokir di Indonesia pada 2018 hingga terancam ditutup di Amerika Serikat (AS)

    Kini aplikasi tersebut batal dilarang di AS setelah pemerintah setempat mencapai kesepakatan dengan investor lokal yang akan mengambil alih kepemilikan.

    Melansir laman Reuters pada Rabu (17/9/2025) TikTok dikembangkan oleh ByteDance, perusahaan asal China yang didirikan Zhang Yiming pada 2012. Versi awalnya bernama Douyin, yang diluncurkan di pasar domestik pada 2016, sebelum hadir secara world setahun kemudian.

    Pada 2018, ByteDance mengakuisisi aplikasi asal AS, Flipgram, serta aplikasi lip-sync populer Musical.ly. Integrasi dengan Musical.ly mendorong TikTok meluas ke pasar internasional, termasuk Indonesia.

    Namun pada tahun yang sama, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sempat memblokir TikTok karena dianggap memuat konten pornografi, penistaan agama, serta konten negatif lainnya.

    Larangan itu hanya bertahan sepekan, setelah TikTok berkomitmen menghapus konten bermasalah dan membuka kantor perwakilan di Jakarta.

    Popularitas TikTok kemudian terus meningkat. Pada 2019, unduhan globalnya sudah menembus 1 miliar kali dan setahun kemudian melonjak menjadi 2 miliar. Namun, seiring pertumbuhan tersebut, aplikasi ini mulai mendapat pengawasan ketat di sejumlah negara.

    India misalnya, melarang TikTok pada 2020 dengan alasan keamanan nasional setelah bentrokan di perbatasan dengan China.  Kemudian Amerika Serikat (AS) di bawah pemerintahan Donald Trump juga menaruh perhatian besar, dengan kekhawatiran knowledge pengguna bisa diakses oleh pemerintah Beijing.

    Pada Agustus 2020, Trump bahkan menandatangani perintah eksekutif yang melarang transaksi dengan ByteDance, sembari mendesak agar operasi TikTok di AS dialihkan ke pemilik lokal.

    Sejumlah perusahaan besar, termasuk Microsoft dan Oracle, sempat masuk dalam pembicaraan untuk membeli bisnis TikTok di AS. Meski negosiasi berlarut-larut, ByteDance berhasil mempertahankan operasional aplikasi tersebut, sambil menghadapi berbagai tuntutan hukum dan investigasi terkait perlindungan knowledge anak-anak.

    Pada periode berikutnya, tekanan terhadap TikTok kian kuat. Pemerintahan Joe Biden pada 2024 menandatangani undang-undang yang mewajibkan ByteDance menjual aset TikTok di AS paling lambat Januari 2025, atau aplikasi itu akan dilarang dari toko aplikasi maupun layanan web di Negeri Paman Sam.

    TikTok sempat hilang dari App Retailer dan Google Play di AS pada Januari 2025, namun sehari kemudian kembali aktif setelah Trump yang terpilih kembali sebagai Presiden menyatakan akan memberi jalan keluar bagi aplikasi tersebut.

    Sejak itu, tenggat penjualan berulang kali diperpanjang hingga akhirnya pada pertengahan September 2025, pemerintah AS dan China mencapai kesepakatan awal dalam perundingan di Madrid.

    Kedua negara sepakat untuk mengalihkan kepemilikan TikTok di AS ke investor lokal, yang akan diumumkan resmi setelah Trump dan Presiden China Xi Jinping berbicara langsung.

    Trump kemudian menegaskan TikTok tidak akan ditutup di Amerika Serikat, dan tenggat penjualan diperpanjang hingga 16 Desember 2025. Memiliki sekitar 170 juta pengguna di AS, TikTok sejauh ini berhasil terhindar dari ancaman penutupan.

    AXL Parfum

  • Fakta-fakta Fenomena Langka Gerhana Matahari Parsial 21 September

    Fakta-fakta Fenomena Langka Gerhana Matahari Parsial 21 September

    Bisnis.com, JAKARTA – Fenomena langit langka akan kembali terjadi. Tepat pada 21 September 2025, dunia akan menyaksikan gerhana matahari parsial, ketika bulan tampak “menggigit” sebagian permukaan matahari.

    Peristiwa ini hanya bisa diamati dari wilayah tertentu di belahan bumi selatan, terutama Samudera Pasifik Selatan, Selandia Baru, dan sebagian Antartika.

    Menurut laporan House.com, gerhana akan dimulai pada 13:29 ET (17:29 GMT) dan mencapai puncaknya pada 15:41 ET (19:41 GMT). Di beberapa lokasi seperti bagian selatan Selandia Baru dan Antartika, bulan diperkirakan akan menutupi hingga 70 – 80% permukaan matahari.

    Fenomena ini dikenal sebagai gerhana parsial karena bulan tidak sepenuhnya menutupi matahari. Dari bumi, matahari akan tampak berbentuk sabit atau seolah tergigit sebagian.

    Meski tidak dapat diamati langsung dari Indonesia, peristiwa ini menjadi perhatian penting bagi astronom dan pecinta fenomena langit. Gerhana parsial memberi kesempatan untuk mempelajari interaksi cahaya matahari, bulan, serta atmosfer bumi, sekaligus menjadi momen edukatif untuk meningkatkan minat masyarakat pada astronomi.

    Menurut NASA, gerhana ini juga bertepatan dengan periode ekuinoks September, yaitu momen ketika panjang siang dan malam hampir sama di seluruh dunia.

    Pakar astronomi mengingatkan agar masyarakat tidak melihat matahari secara langsung tanpa perlindungan khusus. Diperlukan kacamata gerhana atau filter out matahari bersertifikat untuk menghindari risiko kerusakan permanen pada mata.

    Bagi masyarakat di luar jalur pengamatan, fenomena ini dapat disaksikan melalui siaran langsung bold yang biasanya disediakan oleh lembaga astronomi internasional maupun komunitas pengamat langit.

    Information dari Time and Date menyebutkan sekitar 16,6 juta orang berada di wilayah yang berpotensi menyaksikan gerhana ini secara langsung. Bagi penggemar astronomi di Indonesia, kesempatan terbaik adalah mengikuti siaran virtual untuk tetap bisa merasakan momen langka tersebut.

    AXL Parfum