xAI Milik Elon Musk PHK 500 Karyawan, Tim Anotasi Knowledge Disingkirkan


Bisnis.com, JAKARTA— Startup kecerdasan buatan (Synthetic intelligence/AI) milik Elon Musk, xAI, dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 500 anggota tim anotasi knowledge pada 12 September kemarin. 

Tim anotasi knowledge adalah kelompok profesional yang mengemban tugas krusial, memberi label dan mengkategorikan knowledge secara akurat sehingga lebih mudah dianalisis dan dapat menghasilkan hasil yang andal 

Melansir TechCrunch, Senin (15/9/2025), informasi ini berasal dari pesan inner yang dilaporkan Industry Insider.

Dalam surat tersebut, manajemen xAI menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari perubahan strategi, yaitu mempercepat ekspansi dan memprioritaskan perekrutan AI tutor spesialis, sambil mengurangi peran tutor AI generalis.

“Seiring pergeseran fokus ini, sebagian besar posisi tutor AI generalis tidak lagi dibutuhkan, dan dengan demikian hubungan kerja Anda dengan xAI berakhir,” tulis perusahaan dalam pesan internalnya.

Industry Insider melaporkan, sekitar sepertiga dari 1.500 anggota tim knowledge annotation xAI terdampak oleh PHK ini. Tim tersebut sebelumnya berperan penting dalam memberi label dan menyiapkan knowledge untuk melatih chatbot Grok milik xAI.

Saat dimintai konfirmasi, pihak xAI merujuk pada pernyataan resmi di platform X media sosial milik Musk yang diakuisisi awal tahun ini yang menyebut perusahaan akan segera memperbesar tim AI tutor spesialis hingga 10 kali lipat.

“Kami tengah membuka lowongan di berbagai bidang seperti STEM, keuangan, medis, keamanan, dan lainnya,” tulis pernyataan tersebut.

PHK ini terjadi di tengah kabar suntikan modal jumbo dari SpaceX bagi xAI. Pada Juli 2025, SpaceX, perusahaan dirgantara milik Elon Musk, dikabarkan bakal menginvestasikan US$2 miliar atau Rp32,44 triliun ke xAI.

Baca Juga

Pendiri xAI milik Elon Musk Mengundurkan Diri, Bikin Modal Ventura

Reuters pada Minggu (13/7/2025) melaporkan menurut sumber WJS, SpaceX bakal menggelontorkan investasi besar ke xAI. Langkah ini diambil tak lama setelah xAI menyelesaikan merger dengan X (sebelumnya Twitter). 

SpaceX dan xAI tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters.

Salah satu hasil nyata dari integrasi ini adalah penggunaan chatbot Grok, produk andalan xAI, yang kini telah digunakan untuk mendukung layanan pelanggan Starlink.

Grok juga tengah dipersiapkan untuk integrasi lebih lanjut ke dalam robotic Optimus milik Tesla serta fitur asisten suara di kendaraan Tesla. 

Elon Musk menargetkan terciptanya ekosistem AI yang terintegrasi lintas bisnis dari otomotif, media sosial, hingga ruang angkasa. Dengan mengembangkan dan mengintegrasikan AI secara inner, Musk berharap dapat menekan biaya lisensi type eksternal dan meningkatkan keunggulan kompetitif di industri padat modal seperti otomotif dan aerospace menurut laporan AInvest. 

Dalam perkembangan lain, SpaceX juga terus mencari pendanaan baru dengan valuasi US$400 miliar atau sekitar Rp6,5 triliun (Kurs: Rp16.000).

AXL Parfum

Komentar

Satu tanggapan untuk “xAI Milik Elon Musk PHK 500 Karyawan, Tim Anotasi Knowledge Disingkirkan”

  1. Multi Bet seems like a solid choice for combo bets. I’ll check it out, maybe I will increase my payout with the risk. Let’s win big! multi bet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *